
RollingStock.ID – Sepanjang 2025, PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) hanya membukukan laba bersih USD275,8 juta atau merosot 7,2 persen dibandingkan dengan capaian di Tahun Buku 2024 yang sebesar USD297,1 juta.
Berdasarkan laporan keuangan TKIM untuk periode yang berakhir 31 Desember 2025, perusahaan milik konglomerat Eka Tjipta Widjaja ini mencatatkan penjualan neto USD984,7 juta atau menurun tipis 0,04 persen dibandingkan periode yang sama di 2024 mencapai USD985,1 juta.
Namun demikian, emiten pulp & paper ini bisa menekan beban pokok penjualan di 2025 sebesar 0,4 persen (year-on-year) menjadi USD833,8 juta, sehingga pada tahun lalu perseroan bisa mencatatkan kenaikan laba bruto sebesar 2 persen (y-o-y) menjadi USD151 juta.
Pada sisi operasional, total beban usaha TKIM di 2025 membengkak 7,6 persen (y-o-y) menjadi USD84,7 juta, maka laba usaha di sepanjang 2025 mengalami penurunan 4,5 persen menjadi USD66,2 juta dari USD69,3 juta pada Tahun Buku 2024 sepanjang 2024.
Selama periode Januari-Desember 2025, emiten di bawah kendali PT APP Purinusa Ekapersada ini hanya membukukan laba sebelum beban pajak penghasilan senilai USD283,3 juta alias melorot 7,1 persen dibandingkan laba sebelum beban pajak penghasilan di 2024 sebesar USD305 juta.
Dengan adanya beban pajak penghasilan (neto) di 2025 sebesar USD7,5 juta, maka laba neto tahun berjalan TKIM menjadi USD275,8 juta atau menurun 7,2 persen (y-o-y). Adapun besaran laba neto yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk untuk Tahun Buku 2025 juga senilai USD275,8 juta alias merosot 7,2 persen (y-o-y).
Dari segi balance sheet, jumlah ekuitas TKIM per 31 Desember 2025 tercatat USD2,95 miliar atau bertumbuh 10,1 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 senilai USD2,68 miliar. Hingga akhir 2025, total liabilitas sebesar USD972 juta atau bisa ditekan 17,4 persen (y-o-y), namun masih didominasi kewajiban jangka pendek sebesar USD494,5 juta.
Per 31 Desember 2025, total aset emiten yang tergabung di jaringan bisnis Sinar Mas Group ini sebesar USD3,92 miliar atau meningkat 1,7 persen (y-o-y), dengan jumlah kas dan setara kas tersisa USD113,7 juta atau anjlok 37,9 persen dibandingkan posisi per 31 Desember 2024 yang mencapai USD183,0 juta. (*)
Penulis: Kafka D Eiren
Editor: Milva Sary
