
RollingStock.ID – PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) membukukan pelayanan total kargo konsolidasi sebanyak 1.104.883 unit atau meningkat 15,58 persen (year-on-year), setara dengan pertambahan volume sebanyak 148.948 unit.
Menurut Sekretaris Perusahaan IPCC, Endah Dwi Liesly dalam keterangan resminya Rabu (31/2), pertumbuhan kinerja perseroan didorong segmen kargo truk dan bus yang meningkat 44,42 persen (y-o-y), dengan total capaian 224.717 unit. Lonjakan volume ini akibat peningkatan aktivitas pertambangan domestik dan pengaruh program hilirisasi industri mineral yang membutuhkan alat angkut berskala besar.
Pada sisi pasar internasional, IPCC juga mencatatkan tren positif pada kargo ekspor kendaraan, khususnya Completely Built Up (CBU). Hingga Oktober 2025, perseroan menangani 351.883 unit CBU ekspor. Vietnam tercatat sebagai negara tujuan utama melalui pengapalan sebanyak 72.776 unit.
Pada saat yang sama, arus kendaraan ramah lingkungan turut mendominasi aktivitas terminal dengan masuknya 83.720 unit kendaraan listrik dari berbagai tipe. Endah menyampaikan, manajemen IPCC optimistis realisasi kinerja perseroan per Desember 2025 bisa melampaui target.
“Manajemen optimistis dengan implementasi sistem digital (PTOS-C), inovasi bisnis inland transportation untuk kargo BYD yang berhasil dijalankan, serta kolaborasi unggul di seluruh terminal. Kami harap kinerja keuangan IPCC akan menorehkan capaian lebih baik dari tahun lalu dengan pertumbuhan di atas 10 persen,” kata Endah.
Selain kargo kendaraan, IPCC melayani 3.225 kunjungan kapal atau bertambah 581 kunjungan dibandingkan tahun sebelumnya. Melalui perluasan area kerja di lima terminal satelit, IPCC berkomitmen untuk terus memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa dan pemegang saham di tengah dinamika dan ketidakpastian global. (Gavin D Varyn)
