Harga Minyak Melemah di Asia, Pasar Cermati Situasi Lanjutan di Venezuela

minyak

RollingStock.ID – Harga minyak melemah pada perdagangan awal Asia, Senin (5/1) di tengah pasokan global yang masih melimpah, meskipun pelaku pasar mencermati potensi gangguan pengiriman akibat perkembangan politik di Venezuela, salah satu negara anggota OPEC.

Minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, tercatat menurun 34 sen menjadi USD60,41 per barel pada pukul 06.08 WIB, berdasarkan laporan Reuters dari Singapura, Senin (5/1). Sementara itu, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) sebagai acuan Amerika Serikat melemah 41 sen ke level USD56,91 per barel.

Pelemahan harga terjadi setelah AS pada akhir pekan lalu menculik Presiden Venezuela, Nicolas Maduro di Caracas. Presiden AS, Donald Trump menyatakan bahwa Washington akan mengambil alih kendali negara produsen minyak tersebut, sehingga memantik perhatian pasar terhadap kemungkinan dampaknya terhadap ekspor minyak Venezuela.

Meski demikian, dua sumber yang mengetahui operasi di perusahaan minyak negara Venezuela, PDVSA menyatakan bahwa tindakan AS tersebut tidak menimbulkan kerusakan pada fasilitas produksi maupun pengilangan minyak. Produksi dan operasional utama dilaporkan tetap berjalan seperti biasa.

Pada hari yang sama, OPEC bersama negara-negara sekutunya dalam kelompok OPEC+ menggelar pertemuan bulanan dan memutuskan untuk mempertahankan tingkat produksi minyak. Dengan Keputusan ini dan kondisi pasokan global yang masih sangat memadai, pasar menilai potensi gangguan tambahan dari Venezuela belum memberikan dampak signifikan terhadap harga minyak dalam waktu dekat. (*)

Penulis: Syafril JA Surya

Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top