
RollingStock.ID – PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) melaporkan bahwa perseroan menempatkan sisa dana hasil penawaran umum Obligasi Berkelanjutan IV Tahap III-2024 di instrumen giro PT Bank Permata Tbk (BNLI) dengan tingkat bunga sebesar 4,7 persen.
“Dana hasil penawaran umum Obligasi Berkelanjutan IV Summarecon Agung Tahap III Tahun 2024 belum direalisasikan seluruhnya,” demikian disampaikan Direktur SMRA, Lydia Tjio dalam surat resmi perseroan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Selasa (6/1).
Dalam laporannya, SMRA menyampaikan bahwa hasil bersih dari penawaran Obligasi Berkelanjutan IV Tahap III-2024 sebesar Rp1,29 triliun setelah dikurangi biaya penawaran umum. Seperti diketahui, total emisi dari penawaran surat utang ini mencapai Rp1,3 triliun.
Hingga 31 Desember 2025, SMRA sudah merealisasikan penggunaan dana obligasi untuk peningkatan penyertaan modal pada PT Summarecon Property Development sebesar Rp566,15 miliar, pembayaran pokok Obligasi Berkelanjutan III Tahap II-2019 sebesar Rp200 miliar dan untuk modal kerja perseroan senilai Rp492,17 miliar.
Dengan demikian, saat ini dana hasil penerbitan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap III-2025 tersisa Rp34,55 miliar yang ditempatkan di giro premium BNLI dengan tingkat bunga sebesar 4,7 persen. Manajemen SMRA menegaskan bahwa perseroan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan BNLI. (*)
Penulis: Kafka D Eiren
Editor: Milva Sary
