
RollingStock.ID – Hari ini (8/1) PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) mencatatkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap I sebesar Rp500 miliar, yang dananya akan dimanfaatkan untuk membayar utang dan modal kerja perseroan maupun anak usaha.
Berdasarkan Prospetus ENRG terkait rencana penerbitan surat utang, total target dana yang akan dihipun perseroan melalui Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan I sebesar Rp4 triliun. Surat utang ini memiliki peringkat idA+ (Single A Plus) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).
Obligasi Berkelanjutan I Tahap I-2025 dengan nilai emisi Rp500 miliar, terbagi menjadi tiga seri, yakni Seri A senilai Rp75 miliar bertenor 370 hari dengan tingkat bunga 6,75 persen per tahun.
Sementara itu, Seri B sebesar Rp125 miliar bertenor tiga tahun dengan tingkat bunga 7,75 persen dan Seri C mencapai Rp300 miliar bertenor lima tahun dengan tingkat bunga 8,95 persen per tahun.
Surat utang ini dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Januari 2025, setelah melewati periode penawaran umum pada 29 Desember 2025-2 Januari 2026. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi adalah PT Mandiri Sekuritas, PT Sucor Sekuritas dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM).
Rencananya, sebesar 25,96 persen dari dana penerbitan obligasi —setelah dikurangi biaya-biaya emisi— akan digunakan emiten yang tergabung di Bakrie Group ini untuk pembayaran lebih awal atas seluruh pokok utang beserta bunga kepada KCS1 Pte Ltd.
Sebesar 21,55 persen akan digunakan untuk memberikan pinjaman kepada PT Bangun Sarana Samudra Laut (BSSL), yang merupakan perusahaan terkendali ENRG dan selanjutnya dana ini akan dimanfaatkan untuk membayar seluruh pokok utang beserta bunganya kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) Sementara itu, sisanya akan digunakan ENRG maupun anak usaha untuk modal kerja. (*)
Penulis: Syafril JA Surya
Editor: Milva Sary
