IHSG Berpotensi Melemah Lagi, Mainkan Saham Pilihan BRI Danareksa dan MNC Sekuritas

bei2

RollingStock.ID – Pada perdagangan hari ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi mengalami koreksi terbatas, setelah kemarin sempat menyentuh level tertinggi sepanjang masa (ATH) 9.002 dan ditutup pada posisi 8.925 atau melemah 0,22 persen.

Pelemahan IHSG di perdagangan Kamis (8/1) dipengaruhi penurunan harga pada 370 saham, sedangkan 302 saham terpantau menguat dan ada 138 saham yang tidak mengalami perubahan harga. Nilai transaksi hari ini sebesar Rp29,06 triliun atau melorot dibandingkan kemarin Rp36,89 triliun.

Berdasarkan analisis yang dilakukan Tim Riset PT BRI Danareksa Sekuritas, pelemahan IHSG dipicu aksi profit taking, ketidakpastian global dan defisit APBN 2025 yang melampaui asumsi. Namun Bursa Efek Indonesia (BEI) masih mencatatkan net foreign buy di pasar reguler sebesar Rp543,76 miliar.

“Secara teknikal, IHSG berpeluang mengalami koreksi terbatas dengan support di rentang 8.895-8.910 dan resistance di 8.985-8.995, sembari menunggu rilis data consumer confidence domestic, serta data AS seperti non-farm payrolls dan unemployment rate,” tulis Tim Riset BRI Danareksa Sekuritas dalam analisis harian untuk perdagangan Jumat (9/1).

IHSG akan mendapatkan sentimen positif dari penguatan pada mayoritas indeks di bursa Wall Street. Pada perdagangan kemarin, indeks Dow Jones ditutup meningkat 0,55 persen dan S&P 500 menguat tipis 0,0077%, sedangkan indeks Nasdaq melemah 0,44 persen.

Untuk perdagangan hari ini, Tim Riset BRI Danareksa merekomendasikan kepada para trader agar mengakumulasi pembelian pada saham ENRG, MINA dan LEAD.

Sementara itu, analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana mengatakan bahwa pada perdagangan hari ini IHSG diperkirakan berbalik menguat, setelah area penguatan terdekat yang disampaikan sebelumnya sudah tercapai.

“Saat ini posisi IHSG diperkirakan sedang berada pada bagian Wave (v) dari Wave [iii], sehingga dapat dicermati area penguatan pada rentang 9.030-9.077. Waspadai adanya potensi koreksi yang diperkirakan menguji 8.843-8.904,” kata Herditya.

Hari ini support IHSG di level 8.916 dan 8.776, sedangkan resistance-nya di posisi 8.996 dam 9.030. Untuk perdagangan hari ini, MNC Sekuritas merekomendasikan kepada trader untuk menerapkan strategi Buy on Weakness pada CDIA, MINA dan ULTJ, sedangkan TLKM memiliki rating trading Sell on Strength. (*)

Penulis: Gavin D Varyn

Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top