ICEx Resmi Jadi SRO Bursa Kripto Berizin OJK dengan Investasi Rp1 Triliun

hasan fawzi

RollingStock.ID – Indonesia resmi meluncurkan International Crypto Exchange (ICEx) sebagai Self Regulatory Organization (SRO) aset kripto yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Peresmian yang berlangsung di Jakarta pada 10 Januari 2026 ini menandai langkah strategis Indonesia dalam memperkuat tata kelola pasar aset keuangan digital dan aset kripto.

Berdasarkan siaran pers ICEx yang diterbitkan di Jakarta, Sabtu (10/1), keberadaan ICEx sebagai SRO bursa kripto didukung investasi strategis sebesar Rp1 triliun yang berasal dari para pemegang saham, yakni PT Aethera Inovasi Digital, PT Finora Integrasi Nusantara, PT Regnum Sukses Utama, PT Volaris Visi Karya dan PT Vita Nova Global.

Selain itu, pemegang saham lainnya yang melakukan investasi adalah FLOQ, Mobee, OSL Indonesia, Reku, Samuel Kripto, Tokocrypto, Triv, Upbit Indonesia dan Nanovest. Pendanaan ini ditujukan untuk membangun infrastruktur pasar yang inklusif, transparan dan sesuai standar institusional.

Dalam pengembangannya, ICEx mengadopsi praktik terbaik internasional yang diterapkan lembaga sejenis, seperti FINRA di Amerika Serikat dan JVCEA di Jepang, dengan tetap menyesuaikan karakteristik pasar Indonesia. Kehadiran ICEx menegaskan komitmen Indonesia terhadap transparansi dan pengawasan institusional.

Sebagai SRO, ICEx memiliki mandat melaporkan perdagangan, pemantauan integritas pasar, pengawasan anggota dan koordinasi dengan regulator, khususnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Lingkungan pasar dirancang kolaboratif dan terbuka, dengan keterlibatan aktif para pemangku kepentingan dalam proses whitelist, pengembangan infrastruktur dan penetapan standar operasional.

Sejalan dengan penguatan struktur pasar, OJK telah menerbitkan izin usaha sebagai penyelenggara bursa aset keuangan digital dan aset kripto kepada PT Fortune Integritas Mandiri melalui keputusan Cap No. 2 D07 tahun 2026.

Menurut Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan OJK, Hasan Fawzi, kehadiran lebih dari satu bursa merupakan bagian dari agenda penguatan ekosistem nasional yang sehat dan berkelanjutan.

Dukungan ekosistem ini turut diperkuat investasi sebesar USD70 juta yang mencerminkan keselarasan antara regulator, investor dan pelaku industri. Selain itu, menegaskan peran ICEx dalam memposisikan Indonesia sebagai pusat aset digital yang kredibel dan kompetitif di Asia Tenggara. (Satya Darmawan)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top