
RollingStock.ID – PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) melaporkan bahwa perseroan masih menyimpan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) sebesar Rp1,15 triliun di PT Bank DBS Indonesia.
Berdasarkan laporan CDIA kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tertanggal 13 Januari 2026, anak usaha PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) belum merealisasikan seluruh dana hasil IPO sesuai dengan rencana sebelumnya.
Sekadar mengingatkan, CDIA berhasil meraup dana IPO bersih mencapai Rp2,35 triliun setelah dikurangi biaya penawaran umum sebesar Rp19,42 miliar. Emiten milik taipan Prajogo Pangestu ini melakukan pencatatan perdana saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 Juli 2025.
Manajemen CDIA menyampaikan, realisasi penggunaan dana hasil IPO per 31 Desember 2025 senilai Rp1,21 triliun atau sebesar 51 persen dari hasil bersih. Rinciannya, sebesar Rp634,38 miliar sudah disalurkan ke anak usaha perseroan, PT Chandra Shipping International dan PT Marina Indah Maritim. Sementara itu, senilai Rp571,8 miliar sudah disalurkan ke PT Chandra Samudera Port.
Dengan demikian, hingga akhir Desember 2025 dana hasil IPO perusahaan yang tergabung di jaringan bisnis Barito Group ini masih tersisa sebesar Rp1,15 triliun yang ditempatkan pada rekening giro DBS dengan tingkat bunga 4,75 persen per tahun. (*)
Penulis: Rahmat A Candra
Editor: Milva Sary
