
RollingStock.ID – PT PIMSF Pulogadung sebagai pemegang saham pengendali (PSP) PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) menyampaikan bahwa perseroan membanderol harga penawaran tender wajib (MTO) senilai Rp436 per saham.
Berdasarkan keterangan resmi PIMSF yang diterbitkan di Jakarta, Rabu (14/1), perseroan sebagai PSP yang baru di GPSO memiliki kewajiban melaksanakan MTO atas sejumlah saham milik investor yang berhak, dengan jumlah maksimal 363.707.303 saham atau setara 54,55 persen dari jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh GPSO.
“Harga penawaran tender wajib adalah sebesar Rp436 per saham. Nilai penawaran tender wajib adalah sebanyak-banyaknya sebesar Rp158,58 miliar,” demikian disampaikan manajemen PIMSF.
PIMSF sebagai pengendali baru di GPSO mengaku bahwa perseroan memiliki dana yang cukup untuk melakukan penyelesaian dan pembayaran sehubungan dengan pelaksanaan MTO, seperti dinyatakan dalam Surat Pernyataan Pengendali baru tertanggal 23 Oktober 2025 dengan total nilai Rp158,58 miliar yang bersumber dari kas internal PIMSF.
Seperti diketahui, PIMSF membeli saham GPSO milik Karnadi Margaka sebanyak 303.033.800 lembar atau mewakili 45,45 persen dari jumlah saham ditempatkan dan disetor GPSO. Nilai transaksi tersebut mencapai Rp20,01 miliar atau senilai senilai Rp66 per saham.
Patut dicatat, periode MTO berlangsung selama kurun 15 Januari-13 Februari 2026, dengan perusahaan Efek yang ditunjuk adalah PT Trust Sekuritas. Adapun batas akhir penyelesaian MTO pada 25 Februari 2026.
Hingga penutupan perdagangan hari ini (14/1), saham GPSO terpantau berada di level 670 atau menguat 4,69 persen. Selama sebulan terakhir harga saham terkoreksi 14,65 persen, sedangkan dalam tiga bulan sudah melorot 47,24 persen. (*)
Penulis: Kafka D Eiren
Editor: Milva Sary
