
RollingStock.ID – PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk (PJHB) melaporkan, hingga akhir Desember 2025 perseroan masih memiliki dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) sebesar Rp128,73 miliar atau mencapai 83,3 persen dari hasil bersih dana IPO.
Berdasarkan surat resmi PJHB kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tertanggal 14 Januari 2026, emiten milik pengusaha Hero Gozali ini masih mengendapkan dana hasil IPO mencapai Rp128,73 miliar di PT Bank Capital Indonesia Tbk (BACA), dengan tingkat bunga sebesar 7 persen.
Melalui surat yang ditandatangani Direktur PJHB, Anthony Samuel Rahmatharun, perseroan menyampaikan bahwa hasil bersih yang diraih dari pelaksanaan IPO sebesar Rp154,53 miliar, setelah dikurangi biaya penawaran umum senilai Rp3,87 miliar.
Manajemen PJHB menyebutkan, per 31 Desember 2025 realisasi penggunaan dana hasil IPO hanya senilai Rp25,8 miliar, yang digunakan untuk belanja modal (capex) terkait pembangunan tiga unit kapal berjenis Landing Craft Tank (LCT) 2.500 DWT.
Berdasarkan Prospektus IPO PJHB, manajemen menyebutkan bahwa seluruh dana dari IPO —setelah dikurangi biaya-biaya emisi— akan digunakan untuk belanja modal guna mendorong pertumbuhan bisnis perseroan. Belanja modal ini dialokasikan untuk pembangunan tiga unit kapal baru jenis LCT.
Hingga penutupan perdagangan hari ini (14/1), saham PJHB terpantau di level 358 atau menguat 3,47 persen. Selama sepekan terakhir harga saham tercatat merosot 4,79 persen, sedangkan dalam tiga bulan sudah ambles 27,53 persen. (*)
Penulis: Rahmat A Candra
Editor: Milva Sary
