
RollingStock.ID – PT Nanotech Investama Sedaya selaku pemegang saham pengendali (PSP) PT Nanotech Indonesia Global Tbk (NANO) tercatat kembali melakukan pengalihan saham NANO mencapai 150 juta lembar pada perdagangan 20 Januari 2026.
Berdasarkan surat resmi Nanotech Investama Sedaya kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tertanggal 21 Januari 2026, pihaknya telah melepas 3,503 persen saham NANO. Jumlah pengalihan ini setara dengan 150 juta saham dengan harga transaksi Rp55 per saham atau senesar Rp8,25 miliar.
Harga pengalihan tersebut berada di bawah pasar, karena pada perdagangan 20 Januari 2026 saham NANO bergerak di rentang Rp59-Rp67 per lembar. Pada penutupan Sesi I perdagangan hari ini (21/1), saham perseroan terpantau anjlok 6,35 persen ke posisi Rp59 per lembar.
Dengan adanya transaksi tersebut, maka saat ini kepemilikan Nanotech Investama Sedaya di NANO tersisa 2.035.727.987 saham atau setara 47,5 persen. Sebelumnya, pengendali masih menggenggam 2.185.727.987 saham atau sebesar 51,003 persen.
Manajemen Nanotech Investama Sedaya mengaku, transaksi penjualan dengan status kepemilikan langsung tersebut merupakan upaya memperkuat struktur pemegang saham NANO.
Seperti diketahui, sehari sebelumnya (19/1) Nanotech Investama Sedaya juga mengalihkan saham NANO hingga mencapai 5,001 persen atau sebanyak 214.272.013 lembar. Harga pengalihan juga senilai Rp55 per saham dengan total raihan dana Rp11,78 miliar.
Nilai transaksi tersebut tercatat pula berada di bawah harga pasar, karena pada perdagangan 19 Januari 2026 harga NANO bermain di kisaran Rp56-Rp61 per saham, yang ditutup menguat hingga 8,93 persen ke posisi Rp61 per lembar. (*)
Penulis: Gavin D Varyn
Editor: Milva Sary
