
RolingStock.ID – Lembaga Pendanaan Efek (LPE) milik Self-Regulatory Organization (SRO) pasar modal, yakni PT Pendanaan Efek Indonesia (PEI) melakukan transaksi repurchase agreement (repo) dengan menjual sebanyak 13 juta saham PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMMU).
Berdasarkan laporan terbaru PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang diterbitkan di Jakarta, Rabu (21/1) menyebutkan bahwa pada 20 Januari 2026 telah terjadi transaksi repo yang dilakukan PEI dengan menjual sebanyak 13 juta saham WMUU.
Dengan demikian, saat ini perusahaan yang dimiliki olehh BEI, KPEI, KSEI dan Japan Securities Finance Co Ltd tersebut mengalami penurunan porsi kepemilikan di WMMU menjadi 989.211.800 saham atau setara 7,64 persen. Sebelumnya PEI masih memiliki saham WMUU sebanyak 1.002.211.800 lembar atau sebesar 7,74 persen.
Sekadar mengingatkan, bahwa BEI, KPEI dan KSEI merupakan SRO pasar modal yang merupakan pemegang saham PEI dengan kepemilikan masing-masing sebesar 34 persen, 33 persen dan 33 persen. Sementara itu, kepemilikan Japan Securities Finance di perusahaan pendanaan tersebut sebesar 10 persen.
Selain PEI, saat ini komposisi pemegang saham WMMU adalah investor publik sebesar 48,628 persen dan sisanya dimiliki PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP). Adapun WMUU maupun WMPP merupakan perusahaan yang berada di bawah jaringan bisnis mantan Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) dan PT PP (Persero) Tbk (PTPP), Tumiyana. (*)
Penulis: Gavin D Varyn
Editor: Milva Sary
