PPGL Berencana Jual Seluruh Saham di JAYA Seharga Rp122 Per Lembar

ppgl
PT Prima Globalindo Logistik Tbk – (Foto: Dokumentasi PPGL)

RollingStock.ID – PT Prima Globalindo Logistik Tbk (PPGL) berencana menjual seluruh saham miliknya di PT Armada Berjaya Trans Tbk (JAYA) seharga Rp122 per saham, sejalan dengan upaya menciptakan efisiensi operasional dan penambahan likuiditas perseroan.

Rencana tersebut disampaikan PPGL dalam keterangan resmi perseroan yang diterbitkan Senin, 26 Januari 2026. Emiten logistik dan pengantaran ini akan menjual sebanyak 365.597.400 saham JAYA yang merupakan anak usaha perseroan, dengan harga divestasi Rp122 per saham.

Dengan demikian, total nilai penjualan seluruh saham PPGL yang setara dengan 45,79 persen dari jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh Jaya tersebut sebsar Rp44,6 miliar.

Manajemen PPGL menyebutkan, bertindak sebagai pembeli adalah Darmawan Suryadi SM dan JAP Astrid Patricia. Darmawan Suryadi SM merupakan Direktur Utama dan pemegang saham pengendali (PSP) PPGL, sedangkan JAP Astrid Patricia adalah Komisaris Utama dan pemegang saham PPGL.

Lebih lanjut manajemen PPGL menyampaikan, pelaksanaan transaksi tersebut harus terlebih dahulu meminta persetujuan pemegang saham independen melalui Rapat Umum Pemegang Saham Independen (RUPSI) yang akan digelar pada 6 Maret 2026 atau bersamaan dengan penyelenggaraan RUPS Luar Biasa PPGL.

Patut diketahui, pelaksanaan transaksi tersebut tidak mengakibatkan perubahan pengendalian atas JAYA, karena pengendalian JAYA tetap berada pada Darmawan Suryadi SM. Akibat adanya tambahan likuiditas, menurut manajemen PPGL, perseroan tidak lagi memerlukan pendanaan dari pinjaman perbankan atau lembaga keuangan lainnya.

Manajemen menyatakan, kondisi usaha dan bisnis jasa pengurusan transportasi saat ini mengalami penurunan kinerja dibandingkan periode sebelumnya, antara lain akibat penurunan harga jasa freight forwarding dan jasa pengiriman logistik, serta peningkatan biaya operasional.

Melalui transaksi penjualan saham JAYA, maka PPGL berharap adanya efisiensi operasional dan tambahan likuiditas. Dana hasil transaksi akan digunakan untuk tambahan modal kerja, sehingga PPGL bisa memberikan pelayanan optimal kepada pelanggan dan mendukung upaya mencari potensi pelanggan baru. (*)

Penulis: Syafril JA Surya
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top