Dorong Efektivitas dan Efisiensi, BIPP Bakal Restrukturisasi MGNA

mgna2
Ilustrasi – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA) mengaku, saat ini PT Bhuwanatala Indah Permai Tbk (BIPP) selaku pemegang saham pengendali (PSP) perseroan sedang melakukan kajian terkait rencana restrukturisasi MGNA.

Laporan tersebut disampaikan manajemen MGNA dalam surat resminya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) tertanggal 26 Januari 2026. Sekadar informasi, saat ini kepemilikan BIPP di MGNA mencapai 70,2 persen dari jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh perseroan.

“Sepanjang pengetahuan kami, pemegang saham mayoritas (di atas 51%) perseroan tengah mengkaji rencana restrukturisasi perusahaan dan organisasi. Hal ini terkait dengan efektivitas dan efisiensi dari organisasi maupun struktur perusahaan,” demikian disampaikan manajemen MGNA.

Namun, menajemen menegaskan bahwa hingga saat ini tidak terdapat informasi mengenai rencana divestasi saham atau rencana lain terkait perubahan kepemilikan pemegang saham mayoritas. Bahkan, sejauh ini MGNA belum ada rencana melakukan aksi korporasi yang bersifat material dalam periode 12 bulan ke depan.

Terkait kondisi keuangan MGNA yang masih mencatatkan defisit, menajemen berkomitmen untuk memperbaiki kinerja keuangan melalui strategi yang komprehensif, seperti optimalisasi operasional, efisiensi biaya dan peningkatan pendapatan secara berkelanjutan.

Perihal kebijakan belanja modal (capex) tahun berjalan, manajemen menyampaikan, perseroan menerapkan pendekatan selektif dan prudent dengan memprioritaskan beberapa proyek yang berpotensi memiliki kontribusi langsung terhadap kinerja keuangan.

Sebagai bagian dari langkah strategis perbaikan kinerja, BIPP dan manajemen berupaya melakukan optimalisasi dan renovasi aset hotel dan apartemen secara bertahap sebagai bagian dari praktik capex selektif. “Menambah unit outlet makanan dan minuman untuk memaksimalkan margin keuntungan, serta meningkatkan total pendapatan perseroan”.

Selain itu, MGNA akan memperluas kanal pemasaran dan berpartisipasi dalam pameran perjalanan dan kegiatan promosi, termasuk bekerja sama dengan operator hotel untuk menumbuhkan tingkat hunian. “Melalui kombinasi efisiensi biaya dan ekspansi pada aset-aset yang sudah menghasilkan, perseroan optimistis dapat memperbaiki posisi keuangan dan mengurangi defisit secara bertahap”. (*)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top