Respons Gejolak di Market, BEI Janji Segera Tindak Lanjuti Keputusan MSCI

nyoman
Direktur PT Bursa Efek Indonesia (BEI), I Gede Nyoman Yetna – (Foto: Milva Sary/RollingStock)

Ipotnews – Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), I Gede Nyoman Yetna berjanji, pihaknya akan segera menindaklanjuti berbagai hal yang dinilai perlu sehubungan dengan keputusan terbaru dari MSCI.

“Jadi pada hari ini. Pada intinya, kita akan melakukan secara effort, kerjasama tentunya dengan semua stakeholders kita, untuk follow up hal-hal yang dipandang perlu terkait apa yang dikeluarkan olehh MSCI,” ujar Nyoman di Jakarta, Rabu (28/1) saat ditanya mengenai keputusan MSCI dan kejatuhan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat pembukaan perdagangan sesi pagi sebesar 6,53% ke level 8.393.

Seperti diketahui, pengelola indeks global MSCI membekukan sementara sejumlah perubahan indeks yang melibatkan saham-saham Indonesia. Keputusan ini diambil menyusul meningkatnya kekhawatiran investor global terhadap transparansi data kepemilikan saham dan aspek investabilitas di BEI.

Keputusan tersebut disampaikan dalam rilis resmi MSCI Global Standard Indexes pada Selasa malam (27/1) waktu setempat atau Rabu dini hari WIB, setelah selesainya proses konsultasi pasar terkait penilaian free float saham di Indonesia.

Dalam proses konsultasi tersebut, sebagian pelaku pasar global mendukung penggunaan laporan Monthly Holding Composition yang diterbitkan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai referensi tambahan. Namun, mayoritas investor menyampaikan kekhawatiran terhadap metode klasifikasi pemegang saham dalam data KSEI yang dinilai belum sepenuhnya mencerminkan kondisi kepemilikan saham yang sebenarnya.

MSCI menyatakan, meskipun terdapat sejumlah perbaikan minor pada data free float yang disediakan BEI, persoalan mendasar terkait transparansi dan struktur kepemilikan saham masih dinilai belum terselesaikan. Dalam pengumumannya, MSCI menyampaikan sinyal peringatan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar melakukan pembenahan sistem pelaporan.

Menanggapi pengumuman tersebut, Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad dalam keterangan tertulis, Rabu (28/1) mengatakan bahwa otoritas pasar modal Indonesia akan terus melakukan komunikasi dengan MSCI.

“Terkait dengan pengumuman dari MSCI pagi ini, OJK, BEI dan KSEI akan terus melakukan diskusi dengan MSCI. Sebelumnya, kami telah melakukan peningkatan keterbukaan dengan penyampaian pengumuman data free float di website BEI. Namun jika dirasakan MSCI belum cukup, kami akan terus melakukan diskusi atas transparansi data sesuai proposal MSCI untuk menemukan kesepakatan,” papar Kautsar. (*)

Penulis: Gavin D Varyn
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top