Rights Issue INET Oversubscribed, Investor Serap Saham Baru Senilai Rp3,2 Triliun

inet
PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) – (Foto: Milva Sary)

RollingStock.ID – PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) mencatatkan kelebihan permintaan (oversubscribed) dalam pelaksanaan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PM-HMETD) alias rights issue, dengan total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp3,2 triliun.

Dalam siaran pers INET yang diterbitkan di Jakarta, Senin (2/2), manajemen perseroan menyampaikan bahwa sebanyak 99,3 persen pemegang Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) telah melaksanakan haknya pada periode pelaksanaan rights issue.

Sementara itu, sisa HMETD sebesar 0,7 persen yang tidak dilaksanakan memicu additional subscription (pemesanan tambahan) dari pemegang saham, dengan total dana masuk tercatat mencapai 52 kali lipat dari jumlah saham tersedia, sehingga aksi korporasi ini berakhir dalam kondisi oversubscribed.

Pada rights issue tersebut, INET menerbitkan sebanyak 12,8 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp250 per saham. Dana hasil penerbitan saham baru ini direncanakan untuk mendukung ekspansi jaringan dan memperkuat modal kerja perseroan maupun entitas anak.

Rencananya, sebesar Rp2,94 triliun dari dana rights issue akan disalurkan sebagai setoran modal kepada anak usaha INET, PT Garuda Prima Internetindo, untuk pengembangan jaringan Fiber to the Home (FTTH) berbasis teknologi WiFi 7 bagi sekitar 2 juta pelanggan di Bali dan Lombok. Sebesar Rp215,38 miliar dialokasikan kepada PT Pusat Fiber Indonesia untuk pelunasan biaya Indefeasible Right of Use jaringan kabel bawah laut dan sisanya untuk modal kerja INET. (*)

Penulis: Gavin D Varyn
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top