Butuh Dana Penyaluran Kredit, PNBN Berencana Rilis Surat Utang Rp2,71 Triliun

bei
Ilustrasi – (Foto: Milva Sary/RollingStock)

RollingStock.ID – PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN) berencana menerbitkan dan menawrakan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap IV-2026 sebesar Rp2,71 triliun, yang perolehan dananya akan dimanfaatkan untuk penyaluran kredit.

Berdasarkan Prospektus Ringkas PNBN surat utang tersebut merupakan bagian dari program PUB atas Obligasi Berkelanjutan IV dengan total target penghimpunan dana Rp15 Triiun. Sebelumnya, perseroan telah mendistribusikan obligasi (Tahap I, II dan III) sebesar Rp7,16 triliun.

Pada rencana penawaran Obligasi Berkelanjutan IV Tahap IV-2026, surat utang ini terbagi menjadi dua seri, yakni Seri A sebesar Rp1,71 triliun bertenor tiga tahun dengan tingkat bunga 5,9 persen dan Seri B senilai Rp1 triliun bertenor lima tahun dengan tingkat bunga 6,15 persen per tahun.

Surat utang PNBN ini memiliki peringkat idAA (Double A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Manajemen PaninBank menunjuk lima penjamin pelaksana emisi obligasi, yakni PT Evergreen Sekuritas Indonesia, PT Aldiracita Sekuritas Indonesia, PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia, PT Sinarmas Sekuritas dan PT Sucor Sekuritas.

Masa penawaran umum obligasi pada 13-20 Februari 2026, penjatahan 23 Februari 2026, pendistribusian obligasi secara elektronik pada 25 Februari 2026 dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia diagendakan pada 26 Februari 2026.

Rencananya, perolehan dana dari penawaran umum obligasi —setelah dikurangi biaya-biaya emisi— seluruhnya akan digunakan untuk modal kerja dalam rangka pengembangan usaha, terutama dalam pemberian kredit. (*)

Penulis: Gavin D Varyn
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top