
RollingStock.ID – PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) mengaku sudah menyiapkan dana mencapai Rp500 miliar untuk melaksanakan program pembelian kembali (buyback) sebanyak-banyaknya 166,31 juta saham atau setara dengan 0,3 persen dari jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh IMPC.
Berdasarkan keterangan resmi IMPC yang diterbitkan di Jakarta, Selasa (3/2), emiten milik pengusaha Haryanto Tjiptodihardjo ini telah menyiapkan uang dengan nilai maksimal Rp500 miliar untuk melakukan buyback saham dalam rangka merespons kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan.
Manajemen IMPC meyampaikan, periode pembelian kembali saham berlangsung selama kurun tiga bulan ke depan atau pada periode 3 Februari-2 Mei 2026. Meski demikian, perseroan bisa saja mengakhiri periode buyback lebih awal, jika biaya buyback atau target nilai nominal saham yang akan dibeli sudah tercapai.
Lebih lanjut manajemen menjelaskan, kesiapan dana sebesar Rp500 miliar tersebut untuk membeli kembali saham beredar IMPC. Perseroan memperkirakan, jumlah saham yang akan dibeli sebanyak-banyaknya 166.131.000 lembar atau setara dengan 0,3 persen dari total saham ditempatkan dan disetor IMPC.
Manajemen IMPC meyakini, rencana pembelian kembali saham tidak akan memberikan dampak material terhadap pendapatan, kegiatan operasional maupun kinerja keuangan perseroan. Pelaksanaan buyback akan menggunakan dana dari kas internal IMPC, dengan tetap menjaga kondisi keuangan, kecukupan modal kerja dan ketersediaan sumber pendanaan.
Melalui pelaksanaan buyback ini, perseroan berharap bisa menjaga stabilitas harga saham ke depan sekaligus memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan struktur permodalan, karena saham hasil buyback akan ditempatkan sebagai saham treasuri. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saat ini IMPC tidak memiliki saham treasuri. (*)
Penulis: Rahmat Adi Candra
Editor: Milva Sary
