Akuisisi Morris Capital Dorong PIPA Masuk Rantai Pasok Energi Nasional

pipa
Direktur PT Bursa Efek Indonesia (BEI), I Gede Nyoman Yetna (paling kanan) bersama jajaran pengurus PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) saat seremoni pencatatan perdana saham di BEI pada 10 April 2023.

RollingStock.ID – PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA), emiten yang sebelumnya bergerak di sektor manufaktur pipa PVC dan produk bahan bangunan mengumumkan transformasi strategis perusahaan di bawah kendali pemegang saham baru, PT Morris Capital Indonesia (MCI). Langkah ini menandai perubahan arah bisnis PIPA menuju sektor minyak dan gas bumi (migas).

Berdasarkan keterangan manajemen yang dirilis di Jakarta, Rabu (4/2), transformasi tersebut dilakukan untuk mempercepat peralihan core business PIPA dari sektor pipa PVC ke migas. Strategi ini diharapkan mampu menciptakan nilai tambah yang lebih optimal bagi pemegang saham, seiring dengan peluang pertumbuhan di industri energi nasional.

Direktur Utama PIPA, Firrisky Ardi Nurtomo menyatakan optimismenya terhadap masa depan perseroan dengan fokus bisnis yang baru dan rencana penyertaan aset ke dalam perusahaan. Menurut dia, saat ini terdapat beberapa fase penting yang akan dilalui, mulai dari penguatan struktur permodalan, valuasi aset hingga kajian pajak yang tengah dilakukan bersama pihak independen.

Transformasi PIPA juga ditandai dengan perubahan signifikan pada jajaran manajemen dan kebijakan bisnis yang lebih agresif. Langkah tersebut mencakup pembenahan tata kelola perusahaan, transisi dan pergantian core business, rebranding, serta penguatan struktur organisasi guna menyelaraskan visi strategis PIPA dengan MCI yang memiliki rekam jejak kuat di bidang investasi dan manajemen aset.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PIPA, pemegang saham menyetujui pengunduran diri Imanuel Kevin Mayola dari jabatan Direktur Utama dan mengangkat Firrisky Ardi Nurtomo sebagai penggantinya. RUPS tersebut juga menerima pengunduran diri Junaedi dari posisi direktur, serta mengangkat Noprian Fadli sebagai anggota direksi yang baru, dengan masa jabatan hingga 30 Juli 2027.

Selain jajaran direksi, komposisi Dewan Komisaris PIPA turut mengalami perubahan. Saat ini posisi Komisaris Utama dijabat Nicolas Sahrial Rasjid, sementara itu Ramdani Eka Saputra menjabat sebagai komisaris. Penataan struktur pengurus ini diharapkan memperkuat pengawasan dan pengambilan keputusan strategis perusahaan.

Ke depan, PIPA mempertimbangkan berbagai aksi korporasi dan instrumen pendanaan untuk mendukung pengembangan aset logistik dan infrastruktur migas, termasuk transportasi, penyimpanan dan distribusi. Perseroan juga menargetkan ekspansi melalui akuisisi perusahaan afiliasi di sektor perdagangan migas, seiring dengan sinyal positif pasar setelah MCI mengambil alih kepemilikan mayoritas saham PIPA. (*)

Penulis: Gavin D Varyn
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top