
RollingStock.ID – PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) memberikan klarifikasi secara resmi kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait laporan riset ekuitas yang diterbitkan PT Samuel Sekuritas Indonesia.
Seperti diberitakan RollingStock sebelumnya (27/1), hasil riset Samuel Sekuritas memasang target harga (bull case) saham RLCO di level Rp80.000 per unit, dengan berbagai proyeksi optimistis terkait pertumbuhan kinerja, ekspansi ekspor hingga peluang masuk ke indeks MSCI Indonesia.
Penetapan target harga (TP) 80.000 tersebut sempat menarik perhatian dan menjadi perbincangan komunitas pasar modal, lantaran proyeksi kenaikan yang sangat agresif dibandingkan posisi saham RLCO pada saat itu bertengger di level 8.700.
Menanggapi hal tersebut, BEI meminta penjelasan kepada RLCO mengenai keterkaitan laporan riset Samuel Sekuritas tersebut dengan perseroan dan kemungkinan adanya informasi material yang belum diungkapkan kepada publik.
Dalam surat tertanggal 6 Februari 2026, RLCO menegaskan, laporan riset yang diterbitkan Samuel Sekuritas bukan merupakan bagian dari perjanjian apa pun antara perseroan dan pihak sekuritas, termasuk yang berkaitan dengan proses penawaran umum perdana saham (IPO).
Manajemen RLCO secara tegas menyatakan bahwa pihaknya tidak menugaskan, tidak meminta dan tidak memberikan instruksi kepada pihak mana pun untuk menyusun laporan riset tersebut sebagai bagian dari kontrak atau kegiatan korporasi.
Lebih lanjut manajemen menekankan, laporan riset merupakan analisis dan pandangan independen pihak ketiga, sehingga seluruh opini, proyeksi, interpretasi maupun kesimpulan yang tercantum di dalamnya menjadi tanggung jawab penerbit riset.
RLCO menyampaikan, pihaknya tetap berkomitmen menjalankan prinsip keterbukaan informasi sesuai peraturan yang berlaku serta telah menyampaikan tanggapan tersebut melalui sistem pelaporan elektronik (e-Reporting) BEI.
Klarifikasi ini diharapkan dapat memberikan kejelasan kepada investor bahwa proyeksi dan target harga yang beredar di pasar merupakan pandangan dua analis Samuel Sekuritas, yakni Kenzie Keane dan Jonathan Guyadi, bukan pernyataan resmi atau pun panduan dari RLCO. (*)
Penulis: Rahmat Adi Candra
Editor: Milva Sary
