
RollingStock.ID – Sepanjang 2025, PT Indosat Tbk (ISAT) membukukan laba bersih sebesar Rp5,51 triliun atau bertumbuh 12,12 persen dibandingkan capaian di Tahun Buku 2024 yang senilai Rp4,91 triliun.
Berdasarkan laporan keuangan ISAT untuk periode berakhir 31 Desember 2025 yang dikutip Senin (9/2), emiten di bawah kendali Ooredoo Hutchison Asia Pte Ltd ini mencatatkan pendapatan Rp56,52 triliun atau meningkat 1,13 persen dibandingkan perolehan di periode yang sama 2024 sebesar Rp55,89 triliun.
Di tengah peningkatan omzet tersebut, ISAT hanya mencatatkan kenaikan jumlah beban di 2025 sebesar 0,42 persen (year-on-year) menjadi Rp45,24 triliun. Dengan demikian, laba sebelum pajak penghasilan di Tahun Buku 2025 tercatat Rp7,28 triliun atau melompat 8,17 persen (y-o-y).
Akibat adanya beban pajak di sepanjang 2025 yang sebesar Rp1,46 triliun, maka laba tahun berjalan yang dicatatkan ISAT menjadi Rp5,82 triliun atau mengalami pertumbuhan double digit yang setara 10,44 persen dibandingkan setahun sebelumnya Rp5,27 triliun.
Adapun besaran laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk di Tahun Buku 2025 sebesar Rp5,51 triliun atau bertumbuh 12,12 persen dibandingkan dengan laba bersih di sepanjang 2024 yang senilai Rp4,91 triliun.
Hingga akhir 2025, jumlah ekuitas ISAT tercatat Rp39,51 triliun atau meningkat 7,8 persen (y-o-y), dengan nilai saldo laba yang belum dicadangkan tercatat Rp17,26 triliun atau melonjak 19,36 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 yang senilai Rp14,46 triliun.
Per 31 Desember 2025, total liabilitas Indosat tercatat membengkak 1,79 persen (y-o-y) menjadi Rp79,12 triliun, dengan jumlah kewajiban jangka pendek sebesar Rp30,5 triliun yang didominasi utang pengadaan sebesar Rp8,85 triliun.
Sementara itu, total aset hingga akhir Desember 2025 tercatat Rp118,63 triliun atau meningkat 3,72 persen (y-o-y), dengan jumlah kas dan setara kas sebesar Rp5,08 triliun atau meningkat 14,16 persen dibandingkan dengan posisi per akhir Deember 2024 yang senilai Rp4,45 triliun. (*)
Penulis: Rahmat Adi Candra
Editor: Milva Sary
