Mau Bayar Utang, PALM Ajak Investor Serap Obligasi Rp939,03 Miliar

debt3
Ilustrasi – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – PT Provident Investasi Bersama Tbk (PALM) berencana menerbitkan dan menawarkan surat utang sebesar Rp939,03 miliar, yang perolehan dananya akan dimanfaatkan emiten milik pengusaha Winato Kartono dan Garibaldi “Boy” Thohir ini untuk membayar utang.

Berdasarkan prospektus PALM yang dikutip Kamis (12/2), emiten di bawah kendali PT Provident Capital Indonesia ini akan menawarkan Obligasi Berkelanjutan III Tahap II-2026 sebesar Rp939,026 miliar, dengan peringkat kemampuan membayar utang di level idA (Single A) yang diberikan PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).

Sekadar mengingatkan, PALM menargetkan total penghimpunan dana melalui program Obligasi Berkelanjutan III sebesar Rp5 triliun. Sebelumnya perseroan telah mendistribusikan Obligasi Berkelanjuta III Tahap I sebesar Rp400 miliar.

Pada rencana penerbitan Obligasi Berkelanjutan III Tahap II-2026 sebesar Rp939,03 miliar tersebut, surat utang ini terbagi menjadi tiga seri, yakni Seri A senilai Rp50 miliar bertenor 367 hari Kalender, dengan tingkat bunga 5,7 persen per tahun.

Seri B sebesar Rp325,11 miliar bertenor tiga tahun dengan tingkat bunga 7 persen dan Seri C sebesar Rp563,92 miliar bertenor lima tahun dengan tingkat bunga mencapai 7,85 persen per tahun.

Pada aksi korporasi ini manajemen PALM menunjuk lima penjamin pelaksana emisi obligasi, yaitu PT Indo Premier Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM), PT Sucor Sekuritas, PT Aldiracita Sekuritas Indonesia dan PT KB Valbury Sekuritas.

Masa penawaran umum surat utang pada 24 dan 25 Februari 2026, penjatahan pada 27 Februari 2026, pendistribusian obligasi secara elektronik (Tanggal Emisi) pada 3 Maret 2026 dan pencatatan obligasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) diagendakan pada 4 Maret 2026.

Rencananya, sebesar Rp482 dari dana hasil penerbitan surat utang —setelah dikurangi biaya-biaya emisi— akan digunakan untuk membayar utang PALM terkait pelunasan seluruh pokok Obligasi Berkelanjutan I Tahap I-2023 Seri B yang akan jatuh tempo pada 28 Maret 2026.

Sementara itu, sisanya akan dimanfaatkan untuk membayar sebagian pokok utang PALM kepada United Overseas Bank Limited (Bank UOB) berdasarkan Perjanjian Fasilitas Kredit Bergulir sebesar USD75 juta tertanggal 31 Agustus 2023, sebagaimana terakhir diubah dengan Perjanjian Amendemen dan Pernyataan Kembali Kedua Perjanjian Fasilitas Kredit Bergulir USD135 juta tertanggal 29 Agustus 2025.

Sampai dengan 10 Februari 2026, PALM telah melakukan penarikan pinjaman sebesar USD28,5 juta atau setara Rp479,9 miliar. Perseroan akan melakukan pembayaran pokok utang dengan nilai emisi obligasi bersih sebesar USD26,6 juta atau setara Rp448,6 miliar. (*)

Penulis: Rahmat Adi Candra
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top