Tergerus Lonjakan Beban di 2025, XLSMART (EXCL) Derita Rugi Bersih Rp4,43 Triliun

excl
PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – Sepanjang 2025, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) mengalami rugi bersih mencapai Rp4,43 triliun, padahal setahun sebelumnya masih mampu meraih laba bersih 1,82 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan EXCL untuk periode berakhir 31 Desember 2025 yang dipublikasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (13/2), emiten di bawah kendali Axiata Investments (Indonesia) Sdn Bhd ini bsa meraup pendapatan Rp42,44 triliun atau meningkat 23,41 persen (year-on-year).

Sayangnya, total beban yang dicatatkan EXCL di sepanjang 2025 membengkak 52,22 persen (y-o-y) menjadi Rp43,58 triliun. Dengan demikian, perseroan menderita rugi bruto Rp1,4 triliun atau berbanding terbalik dengan capaian di 2024 yang bisa meraih laba bruto Rp5,76 triliun.

Pada periode Januari-Desember 2025, EXCL mencatatkan rugi sebelum pajak penghasilan sebesar Rp5,26 triliun, padahal di sepanjang 2024 emiten di bidang jasa telekomunikasi nirkabel ini mampu membukukan laba sebelum pajak penghasilan Rp2,43 triliun.

Dengan adanya manfaat pajak penghasilan di Tahun Buku 2025 sebesar Rp848,67 miliar, maka EXCL mencatatkan rugi tahun berjalan sebesar Rp4,41 triliun atau berbanding terbalik dengan kondisi di Tahun Buku 2024 yang meraih laba tahun berjalan Rp1,85 triliun.

Adapun besaran rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk untuk Tahun Buku 2025 mencapai Rp4,43 triliun. Kinerja keuangan ini memburuk signifikan, karena pada 2024 XLSMART masih bisa meraup laba bersih sebesar Rp1,82 triliun.

Akibat mengalami rugi bersih tersebut, maka saldo laba EXCL per 31 Desember 2025 anjlok 89,3 persen (y-o-y) menjadi Rp1,01 triliun. Namun total ekuitas tercatat meningkat 14,5 persen (y-o-y) menjadi 30,01 triliun, terutama dikarenakan pada akun tambahan modal disetor mengalami lonjakan 75,21 persen (y-o-y) menjadi Rp27 triliun.

Per 31 Desember 2025, total liabilitas EXCL mencapai Rp85,31 triliun atau membengkak 42,28 persen (y-o-y), lantaran disebabkan nilai pinjaman jangka panjang yang melambung 192,11 persen (y-o-y) menjadi Rp19,25 triliun.

Karena total liabilitas mengalami lonjakan tajam, maka hingga akhir Desember 2025 aset XLSMART ikut mengalami kenaikan sebesar 33,81 persen (y-o-y) menjadi Rp115,32 triliun, dengan jumlah kas dan setara kas Rp2,67 triliun atau meningkat dibandingkan akhir Desember 2024 yang senilai Rp1,39 triliun. (*)

Penulis: Kafka D Eiren
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top