Pertamina Geothermal (PGEO) Masukkan Green Hydrogen ke Tanjung Sekong

pgeo
Terminal LPG Tanjung Sekong – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) mulai mendorong pemanfaatan green hydrogen berbasis panas bumi di Terminal LPG Tanjung Sekong Banten, sebagai bagian dari proyek percontohan penyediaan energi rendah karbon untuk fasilitas energi strategis.

Menurut Direktur Utama PGEO, Ahmad Yani dalam suratnya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), hari ini (13/2) perseroan melaksanakan Kick Off ESG Initiative Green Terminal Tanjung Sekong. Pada proyek ini, green hydrogen dikembangkan menggunakan sumber panas bumi dari Wilayah Kerja Panas Bumi Ulubelu, Lampung dan diarahkan untuk mendukung sistem pembangkit listrik di terminal.

“Target peningkatan porsi pemanfaatan listrik rendah karbon hingga mencapai sekitar 25 persen dari kebutuhan listrik operasional terminal secara bertahap,” demikian disampaikan Yani seraya mengatakan bahwa target ini menjadi salah satu indikator konkret yang ingin dicapai dalam tahap awal integrasi energi panas bumi ke fasilitas hilir energi.

Dia mengungkapkan, keterlibatan perusahaan dalam proyek ini merupakan bagian dari upaya memasukkan energi panas bumi ke rantai nilai hilir sektor energi. Pengembangan green hydrogen membuka pemanfaatan panas bumi tidak hanya untuk pembangkitan listrik, tetapi juga untuk produk turunan yang dapat digunakan langsung di fasilitas industri dan energi.

Lebih lanjut Yani menyatakan, Terminal LPG Tanjung Sekong merupakan salah satu simpul penting distribusi energi nasional. Terminal yang dikelola PT Pertamina Energy Terminal ini memiliki kapasitas penyimpanan 98.000 metrik ton dan mampu melayani kapal hingga 65.000 deadweight ton.

Selain itu, kata dia, fasilitas ini memasok sekitar 35 persen hingga 40 persen kebutuhan LPG nasional, sehingga perubahan pada sumber energi operasional terminal berpotensi berdampak langsung pada efisiensi dan jejak emisi salah satu infrastruktur energi terbesar di Indonesia. (*)

Penulis: Rahmat Adi Candra
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top