Lanjut Merugi, Defisit Sotis (SOTS) di 2025 Bengkak Jadi Rp130,37 Miliar

sots
PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) – (Foto: Dokumentasi Sotis)

RollingStock.ID – Sepanjang 2025, PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) menderita rugi bersih sebesar Rp15,43 miliar, sehingga per 31 Desember 2025 perusahaan bidang perhotelan dan kapal pesiar ini mengalami peningkatan defisit menjadi Rp130,37 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan SOTS untuk periode berakhir 31 Desember 2025, emiten milik pengusaha Stevano Rizki Adranacus ini hanya membukukan pendapatan Rp20,73 miliar atau merosot 8,07 persen dibandingkan setahun sebelumnya Rp22,55 miliar.

Di tengah penurunan omzet tersebut, perusahaan pemilik brand Sotis hanya mampu menekan beban pokok pendapatan sebesar 4,88 persen (year-on-year) menjadi Rp7,8 miliar, sehingga laba bruto di Tahun Buku 2025 menjadi Rp12,93 miliar atau melorot 9,9 persen (y-o-y).

Pada periode Januari-Desember 2025, beban usaha SOTS tercatat membengkak 2,81 persen (y-o-y) menjadi Rp23,75 miliar. Dengan demikian, perseroan mengalami rugi usaha di 2025 mencapai Rp10,82 miliar atau melonjak dibandingkan 2024 yang senilai Rp8,75 miliar.

Untuk Tahun Buku 2025, SOTS mencatatkan rugi sebelum pajak penghasilan senilai Rp15,41 miliar atau mengalami penurunan 4,58 persen dibandingkan dengan Tahun Buku 2024 yang mencatatkan rugi sebelum pajak penghasilan sebesar Rp16,15 miliar.

Dengan adanya beban pajak penghasilan di 2025 sebesar Rp215,57 juta, maka rugi tahun berjalan yang dicatatkan SOTS menjadi Rp15,63 miliar atau menurun 5,9 persen (y-o-y). Adapun besaran rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk di 2025 sebesar Rp15,43 miliar atau lebih rendah 6,26 persen dibandingkan rugi bersih di 2024 sebesar Rp16,46 miliar.

Akibat adanya rugi bersih di 2025 sebesar Rp15,43 miliar, maka per 31 Desember 2025 tercatat membengkak 13,5 persen menjadi Rp130,37 miliar dari Rp114,86 miliar pada 31 Desember 2025. Hingga akhir Desember 2025, jumlah ekuitas senilai Rp179,28 miliar atau melorot 8,06 persen (y-o-y).

Pada akhir 2025, total liabilitas SOTS tercatat membengkak 4,32 persen (y-o-y) menjadi Rp235,92 miliar. Maka, total aset per 31 Desember 2025 menjadi Rp415,2 miliar atau menurun 1,41 persen (y-o-y), dengan jumlah kas dan setara kas tersisa Rp5,26 miliar atau merosot 8,04 persen dibanding per 31 Desember 2024 yang senilai Rp5,72 miliar. (*)

Penulis: Syafril JA Surya
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top