Omzet di 2025 Melorot 11,9%, Laba Blueprint (BLUE) Merosot Jadi Rp14,49 Miliar

blue
Ilustrasi – (Foto: Istimewa)

RollingStoc.ID – Sepanjang 2025, PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE) hanya membukukan laba bersih Rp14,49 miliar atau merosot 11,54 persen dibandingkan dengan capaian di Tahun Buku 2024 sebesar Rp16,38 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan BLUE untuk periode berakhir 31 Desember 2025 yang dikutip Minggu (15,2), emiten pedagangan peralatan kantor merek Blueprint ini mencatatkan pendapatan Rp141,13 miliar atau melorot 11,9 persen dibandingkan periode yang sama di 2024 sebesar Rp160,22 miliar.

Pada periode Januari-Desember 2025, beban pokok pendapatan tercatat Rp92,68 miliar atau menurun 12,47 persen (year-on-year), sehingga laba bruto Tahun Buku 2025 menjadi Rp48,45 miliar atau menurun 10,84 persen dibandingkan di 2024 sebesar Rp54,34 miliar.

Pada Tahun Buku 2025, laba usaha emiten milik pebisnis Herman Tansri ini tercatat Rp19,27 miliar atau terperosok 8,8 persen (y-o-y), sedangkan laba sebelum pajak penghasilan senilai Rp19,18 miliar atau mengalami penurunan 8,93 persen (y-o-y).

Dengan adanya beban pajak penghasilan (neto) di 2025 sebesar Rp4,69 miliar, maka laba bersih tahun berjalan yang dibukukan Blueprint menjadi Rp14,49 miliar alias merosot 11,54 persen (y-o-y).

Per 31 Desember 2025, jumlah ekuitas BLUE sebesar Rp101,36 miliar atau meningkat dibandingkan per 31 Desember 2024 senilai Rp96,44 miliar. Hingga akhir 2025, total liabilitas tercatat Rp7,64 miliar atau bisa ditekan 40,6 persen (y-o-y), namun masih didominasi kewajiban jangka pendek yang mencapai Rp5,12 miliar.

Pada akhir Desember 2025, total aset sebesar Rp109 miliar atau menurun 0,27 persen (y-o-y), dengan jumlah kas dan setara kas tersisa Rp3,85 persen atau anjlok 41,8 persen dibandingkan posisi di akhir Desember 2024 yang sebesar Rp6,62 miliar. (*)

Penulis: Syafril JA Surya
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top