Surge (WIFI) Luncurkan IRA, Layanan 5G FWA 1,4 GHz Bertarif Rp100 Ribu/Bulan

wifi
Internet Rakyat – (Foto: Dokumentasi WIFI/Surge)

RollingStock.ID – Anak usaha PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), yakni PT Telemedia Komunikasi Pratama meluncurkan Internet Rakyat (IRA) sebagai layanan 5G Fixed Wireless Access (FWA) berbasis frekuensi 1,4 GHz. Aktivasi komersial dimulai hari ini dan menandai fase eksekusi penuh layanan tersebut di pasar.

Menurut Direktur WIFI sekaligus Direktur Utama Telemedia Komunikasi Pratama, Shannedy Ong, peluncuran ini sebagai implementasi layanan 5G FWA 1,4 GHz pertama di dunia dan merupakan bagian dari pemenuhan target program Kementerian Komunikasi dan Digital.

Dia menyampaikan, spesifikasi layanan mengacu pada ketentuan dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 13 Tahun 2025, yakni kecepatan internet hingga 100 Mbps dengan harga maksimum Rp147.000 per bulan. IRA dipasarkan Rp100.000 per bulan, dengan kecepatan unduh hingga 100 Mbps, kuota data tanpa batas, tanpa biaya instalasi dan tanpa biaya sewa modem.

“Hari ini adalah bukti eksekusi nyata. IRA – Internet Rakyat bukan lagi konsep. Dengan target 5.500 site aktif pada 2026, serta arah yang jelas untuk menjangkau lebih dari 5 juta pelanggan, kami menghadirkan fixed broadband 5G yang terjangkau bagi masyarakat mulai hari ini,” ujar Shannedy.

Lebih lanjut dia menyatakan, keunggulan spektrum 1,4 GHz mendukung penetrasi sinyal di dalam ruangan, sehingga konektivitas lebih stabil bagi rumah tangga di Pulau Jawa, Maluku dan Papua. Pada 2026, pengembangan jaringan ditargetkan mencakup lebih dari 5.500 site aktif di Region-1 yang meliputi Jawa, Maluku dan Papua.

Dengan cakupan tersebut, perusahaan membidik lebih dari 5 juta pelanggan. Implementasi ini disebut sebagai salah satu rollout awal 5G FWA berskala besar di kawasan, dengan integrasi backbone fiber nasional milik Surge untuk memastikan kapasitas backhaul yang kuat dan stabil.

Secara teknis, jelas Shannedy, pemanfaatan frekuensi 1,4 GHz memiliki karakteristik penetrasi indoor yang lebih baik, sehingga sinyal lebih optimal di dalam bangunan dan kawasan padat penduduk. Karakteristik ini dipandang relevan bagi segmen rumah tangga kelas menengah ke bawah di wilayah urban dan semi-urban yang membutuhkan koneksi stabil di dalam ruangan.

Dia menjelaskan, model deployment dilakukan dalam skala besar dengan memanfaatkan infrastruktur pasif eksisting dan didukung ekosistem aplikasi digital untuk pengelolaan layanan mandiri. Pendaftaran layanan IRA dapat dilakukan melalui aplikasi IRA di Google Play Store, situs resmi perusahaan maupun melalui tenaga penjualan resmi di wilayah layanan. (*)

Penulis: Syafril JA Surya
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top