RMK Energy (RMKE) Ubah Tanggal Emisi Obligasi Rp600 Miliar, Listing di BEI 25 Februari

rmke
PT RMK Energy Tbk – (Foto: Dokumentasi RMKE)

RollingStock.ID – PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mengumumkan bahwa terjadi perubahan jadwal pada proses penerbitan dan penawaran surat utang PT RMK Energy Tbk (RMKE) dengan nilai emisi sebesar Rp600 miliar.

Pengumuman KSEI menyampaikan bahwa pada 18 Februari 2026 RMKE menyampaikan surat mengenai perubahan jadwal emisi Obligasi Berkelanjutan I Tahap II-2026 sebesar Rp600 miliar. Sebelumnya, pencatatan surat utang ini dijadwalkan pada 20 Februari 2026, namun diubah menjadi 25 Februari 2026.

Sementara itu, pendistribusian obligasi secara elektronik yang sedianya akan dilakukan pada 19 Februari, berubah menjadi 24 Februari 2026. Adapun masa penawaran umum berlangsung hanya berlangsung satu hari pada 19 Februari 2026 dan penjatahan pada 20 Februari 2026.

Mengacu pada Prospektus Ringkas RMKE emiten distributor batubara di bawah kendali PT RMK Investama ini menawarkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap II-2026 sebesar Rp600 miliar. Perseroan menargetkan total penghimpunan dana dari program PUB atas Obligasi Berkelanjutan I sebesar Rp1,5 triliun dan sebelumnya telah mendistribusikan Obligasi Berkelanjutan I Tahap I-2025 senilai Rp400 miliar.

Pada rencana penawaran Obligasi Berkelanjutan I Tahap II-2026 sebesar Rp600 miliar, surat utang ini terbagi menjadi dua seri, yakni Seri A sebesar Rp450 miliar bertenor lima tahun dengan tingkat bunga 7,75 persen. Seri B senilai Rp150 miliar bertenor tujuh tahun dengan tingkat bunga 8,25 persen per tahun.

Berdasarkan hasil pemeringkatan PT Peringkat Efek Indonesia (Pefindo) surat utang RMKE ini memiliki rating idA (Single A). Pada aksi korporasi ini, manajemen perseroan menunjuk tiga penjamin pelaksana emisi obligasi, yakni PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM), PT Sucor Sekuritas dan PT BNI Sekuritas.

Rencananya, dana hasil penawaran umum obligasi ini —setelah dikurangi biaya-biaya emisi— sebesar 31,67 persen akan digunakan dipinjamkan kepada anak usaha RMKE, PT Royaltama Multi Komoditi Nusantara. Sebesar 60 persen juga akan dipinjamkan ke anak usaha, PT Royaltama Mulia Kencana, sedangkan sisanya akan dimanfaatkan RMKE untuk modal kerja. (*)

Penulis: Gavin D Varyn
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top