Jelang INET Gelar MTO, PADA Amankan Fasilitas Utang Rp50,5 Miliar dari Bank DKI

pada
Ilustrasi – (Foto: RollingStock)

RollingStock.ID – PT Personel Alih Daya Tbk (PADA) melaporkan, perseroan telah memperoleh fasilitas pinjaman Rp50,5 miliar dari PT Bank DKI (Bank Jakarta) menjelang pelaksanaan penawaran tender wajib (MTO) yang akan dilakukan PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) sebagai pengendali baru PADA.

Berdasarkan surat PADA kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tertanggal 19 Februari 2026, emiten milik politikus Adhie M Massardi ini menyampaikan fasilitas kredit tersebut terdiri atas tiga perjanjian kredit cash collateral dalam skema kredit jaminan giro.

Dalam keterangannya, manajemen PADA menjelaskan bahwa fasilitas kredit itu meliputi satu fasilitas dengan limit Rp25 miliar, serta dua fasilitas masing-masing Rp12,75 miliar. Seluruh perjanjian ditandatangani pada 13 Februari 2026, setelah sebelumnya PADA mengajukan permohonan fasilitas kredit pada 9 Februari 2026.

Adapun fasilitas kredit jaminan giro tersebut berlaku selama 12 bulan, terhitung sejak 13 Februari 2026 hingga 13 Februari 2027. Manajemen mengklaim, fasilitas pinjaman ini akan digunakan untuk kebutuhan modal kerja PADA di bidang jasa penyediaan tenaga kerja alih daya dan menunjang kegiatan operasional.

Sebelumnya, manajemen PADA menyatakan bahwa INET sebagai pengendali baru perseroan akan melaksanakan MTO dengan harga penawaran Rp63 per saham. Pernyataan ini sebagai respons atas pertanyaan Bursa EFek Indonesia (BEI) tertanggal 13 Februari 2026.

Manajemen PADA mengungkapkan bahwa INET sebagai pengendali baru telah menyampaikan draft keterbukaan informasi terkait penawaran tender wajib beserta dokumen pendukung kepada OJK dan saat ini masih menunggu persetujuan atas dokumen yang telah disampaikan.

Dalam keterangannya, manajemen menyebutkan, perubahan pengendalian tersebut setelah INET mengambil alih 53,57 persen saham PADA yang dimiliki Koperasi Pegawai PT Indosat Tbk (Kopindosat). Pelaksanaan tender offer diagendakan 4 Maret-6 April 2026, sedangkan pembayaran kepada pemegang saham yang mengikuti tender pada 10 April 2026.

Namun demikian, manajemen PADA mengaku bahwa jadwal tersebut masih bersifat tentatif dan bergantung pada persetujuan OJK. INET sebagai pengendali PADA menunjuk PT Yakin Bertumbuh Sekuritas sebagai broker yang akan melaksanakan MTO.

Dalam surat PADA kepada BEI juga disebutkan, pemilik manfaat akhir (UBO) perseroan pasca transaksi pengambilalihan yang dilakukan INET, adalah Adhie M Massardi. Manajemen menyatakan, rencana bisnis strategis ke depan akan berfokus pada sinergi dengan INET, terutama untuk mendukung ekspansi usaha. (*)

Penulis: Rahmat Adi Candra
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top