
RollingStock.ID – Sepanjang 2025, PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) hanya membukukan laba bersih USD258,23 juta atau anjlok 45,5 persen dibandingkan dengan capaian di Tahun Buku 2024 sebesar USD473,81 juta.
Berdasarkan laporan keuangan GEMS untuk periode yang berakhir 31 Desember 2025, emiten di bawah kendali PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) ini mencatatkan pendapatan usaha sebesar USD2,41 miliar atau melorot 10,8 persen dibandingkan dengan periode yang sama di 2024 mencapai USD2,71 miliar.
Di tengah penurunan revenue tersebut, beban pokok penjualan GEMS justru meningkat 2,6 persen (year-on-year) menjadi USD1,64 miliar, sehingga laba bruto di 2025 tersungkur 30,2 persen menjadi USD771,24 juta dari USD1,1 miliar pada 2024.
Pada periode Januari-Desember 2025, laba usaha emiten yang berada di dalam jaringan bisnis Sinar Mas Group ini cuma senilai USD366,68 juta atau terjerembab 42,8 persen (y-o-y). Sementara itu, laba sebelum pajak tercatat USD354,18 juta atau terperosok 44,3 persen (y-o-y).
Dengan adanya beban pajak (neto) di 2025 sebesar USD94,39 juta, maka laba tahun berjalan perseroan menjadi USD259,79 juta atau tersungkur 46,2 persen (y-o-y). Adapun besaran laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada tahun tahun lalu USD258,23 juta atau anjlok 45,5 persen (y-o-y).
Pada sisi neraca, jumlah ekuitas GEMS per 31 Desember 2025 tercatat meningkat 7,2 persen menjadi USD708,59 juta dari USD661,13 juta per 31 Desember 2024. Hingga akhir 2025, liabilitas bisa ditekan 15,6 persen (y-o-y) menjadi USD488,02 juta, namun masih didominasi kewajiban jangka pendek USD387,85 juta.
Per 31 Desember 2025, total aset GEMS tercatat USD1,2 miliar atau menurun 3,5 persen (y-o-y), dengan jumlah kas dan setara kas tersisa USD112,13 juta atau ambles 65,7 persen dibandingkan posisi per 31 Desember 2024 yang mencapai USD326,93 juta. (*)
Penuis: Syafril JA Surya
Editor: Milva Sary
