
RollingStock.ID – Sepanjang 2025, PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) membukukan laba bersih Rp132,73 miliar atau mengalami penurunan 0,3 persen dibandingkan dengan capaian di Tahun Buku 2024 yang sebesar Rp133,19 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan TEBE untuk periode yang berakhir 31 Desember 2025, emiten milik pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam ini mencatatkan pendapatan Rp483,19 miliar atau merosot 14,7 persen dibandingkan periode yang sama di 2024 mencapai Rp566,67 miliar.
Sejalan dengan penurunan omzet tersebut, beban pokok pendapatan TEBE bisa ditekan 13 persen (year-on-year) menjadi Rp284,4 miliar, sehingga laba bruto di sepanjang 2025 menjadi Rp198,79 miliar atau lebih rendah 17,1 persen dibandingkan Rp239,68 miliar pada 2024.
Pada periode Januari-Desember 2025, laba usaha emiten yang tergabung di Jhonlin Group ini tercatat Rp153,71 miliar atau menurun 2,6 persen dibandingkan periode yang sama di 2024 sebesar Rp157,84 miliar. Sementara itu, laba sebelum pajak meningkat 3,3 persen (y-o-y) menjadi Rp177,92 miliar.
Dengan adanya beban pajak (neto) di 2025 sebesar Rp44,34 miliar, maka laba tahun berjalan yang dicatatkan TEBE menjadi Rp133,59 miliar atau lebih rendah 0,4 persen (y-o-y). Adapun besaran laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk untuk Tahun Buku 2025 senilai Rp132,73 miliar atau menurun tipis 0,3 persen (y-o-y).
Pada sisi balance sheet, jumlah ekuitas TEBE per 31 Desember 2025 tercatat Rp1,23 triliun atau bertumbuh 12,2 persen dibandingkan per 3 Desember 2024 sebesar Rp1,09 triliun. Hingga akhir 2025, total liabilitas Rp63,74 miliar atau bisa ditekan 8,5 persen (y-o-y), namun masih didominasi kewajiban jangka pendek Rp54,19 miliar.
Per 31 Desember 2025, total aset perseroan mencapai Rp1,29 triliun atau meningkat 11 persen (y-o-y), dengan jumlah kas dan setara kas sebesar Rp651,56 miliar atau melonjak 44 persen dibandingkan posisi per 31 Desember 2024 yang senilai Rp452,46 miliar. (*)
Penulis: Syafril JA Surya
Editor: Milva Sary
