Raih Omzet 2025 Senilai Rp2,77 Triliun, Laba Bersih Watsons (DAYA) Melonjak 61,5%

daya
PT Duta Intidaya Tbk (DAYA) – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – Sepanjang 2025, PT Duta Intidaya Tbk (DAYA) membukukan laba bersih Rp73,75 miliar atau melonjak 61,5 persen dibandingkan dengan capaian di Taun Buku 2024 yang senilai Rp45,67 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan DAYA untuk periode yang berakhir 31 Desember 2025, emiten di bawah kendali Total Alliance Holdings Limited ini mencatatkan pendapatan bersih Rp2,77 triliun atau melesat 34,3 persen dibandingkan dengan periode yang sama di 2024 sebesar Rp2,06 triliun.

Seiring dengan peningkatan omzet tersebut, beban pokok pendapatan juga mengalami kenaikan 33,5 persen (year-on-year) menjadi Rp1,84 triliun, sehingga laba bruto DAYA di sepanjang 2025 menjadi Rp931,66 miliar atau bertumbuh signifikan 36 persen dibandingkan setahun sebelumnya Rp684,81 miliar.

Pada periode Januari-Desember 2025, laba sebelum pajak penghasilan yang dicatatkan emiten bidang perdagangan produk kesehatan dan kecantikan ini sebesar Rp109,17 miliar atau melesat 63,5 persen dibandingkan dengan laba sebelum pajak penghasilan di 2024 yang sebesar Rp66,77 miliar.

Dengan adanya beban pajak penghasilan di 2025 sebesar Rp35,42 miliar, maka laba tahun berjalan yang dicatatkan DAYA menjadi Rp73,75 miliar atau melambung 61,5 persen (y-o-y). Adapun besaran laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga sebesar Rp73,75 miliar atau melonjak 61,5 persen (y-o-y).

Dari sisi neraca, jumlah ekuitas perseroan per 31 Desember 2025 tercatat Rp136,58 miliar atau meroket 116,5 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 sebesar Rp63,08 miliar. Hingga akhir 2025, total liabilitas mencapai Rp1,11 triliun atau membengkak 21,2 persen (y-o-y), yang didominasi kewajiban jangka pendek sebesar Rp934,43 miliar.

Per 31 Desember 2025, total aset emiten pemilik brand Watsons ini mencapai Rp1,24 triliun atau meningkat 27,4 persen (y-o-y), dengan jumlah kas dan setara kas sebesar Rp141,23 miliar atau bertumbuh 14,6 persen dibandingkan posisi per 31 Desember 2024 senilai Rp123,22 miliar. (*)

Penulis: Syafril JA Surya
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top