Laba Bersih HM Sampoerna (HMSP) di 2025 Turun Tipis 0,5% Jadi Rp6,61 Triliun

hmsp
PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – Sepanjang 2025, PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) membukukan laba bersih Rp6,61 triliun atau mengalami penurunan 0,5 persen dibandingkan dengan capaian di Tahun Buku 2024 sebesar sebesar Rp6,65 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan HMSP untuk periode yang berakhir 31 Desember 2025, emiten di bawah kendali PT Philip Morris Indonesia ini mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp112,17 triliun atau merosot 4,8 persen dibandingkan dengan periode yang sama di 2024 mencapai Rp117,88 triliun.

Di tengah penurunan penjualan tersebut, HMSP berhasil menekan beban pokok penjualan hingga 7,8 persen (year-on-year) menjadi Rp91,55 triliun, sehingga laba bruto di 2025 menjadi Rp20,62 triliun atau meningkat dibandingkan setahun sebelumnya Rp18,53 triliun.

Pada periode Januari-Desember 2025, produsen rokok ini mampu membukukan laba sebelum pajak penghasilan sebesar Rp9,43 triliun atau bertumbuh 8,5 persen dibandingkan dengan laba sebelum pajak penghasilan di 2024 yang senilai Rp8,69 triliun.

Dengan adanya beban pajak penghasilan di 2025 sebesar Rp2,82 triliun, maka laba tahun berjalan HMSP menjadi Rp6,61 triliun atau lebih tinggi 0,5 persen (y-o-y). Adapun besaran laba tahun berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk untuk Tahun Buku 2025 juga sebesar Rp6,61 triliun atau menurun 0,5 persen (y-o-y).

Dari sisi balance sheet, jumlah ekuitas HMSP per 31 Desember 2025 tercatat Rp28,35 triliun atau sedikit menurun 0,02 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 sebesar Rp28,36 triliun. Hingga akhir 2025, total liabilitas sebesar Rp23,21 triliun atau bisa ditekan 10,5 persen (y-o-y), namun masih didominasi kewajiban jangka pendek mencapai Rp20,63 triliun.

Per 31 Desember 2025, total aset HM Sampoerna tercatat Rp51,56 triliun atau menurun 5 persen (y-o-y), dengan kas dan setara kas sebesar Rp4,77 triliun atau melambung 101,5 persen dibandingkan posisi per 31 Desember 2024 yang senilai Rp2,37 triliun. (*)

Penulis: Rahmat Adi Candra
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top