
RollingStock.ID – Sepanjang 2025, PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) membukukan laba bersih USD15,26 juta atau bertumbuh dua digit sebesar 10 persen dibandingkan capaian di Tahun Buku 2024 senilai USD13,87 juta.
Berdasarkan laporan keuangan RATU untuk periode yang berakhir 31 Desember 2025, perusahaan di bawah kendali RAJA yang merupakan milik Hapsoro “Happy” Sukmonohadi (Happy Hapsoro) ini mencatatkan pendapatan USD49,31 juta atau melorot 14,6 persen dibandingkan perioden yang sama di 2024 sebesar USD57,74 juta.
Emiten yang juga milik taipan Prajogo Pengestu melalui CDIA, CUAN dan PTRO ini tercatat bisa menekan beban pokok pendapatan sebesar 28,5 persen (year-on-year) menjadi USD25,23 juta. Dengan demikian, laba bruto RATU di 2025 menjadi USD24,08 juta atau bertumbuh 7,3 persen (y-o-y).
Pada periode Januari-Desember 2025, RATU mencatatkan laba sebelum pajak penghasilan sebesar USD26,03 juta atau mengalami kenaikan 5,1 persen dibandingkan dengan laba sebelum pajak penghasilan di periode Januari-Desember 2024 yang senilai USD24,77 juta.
Dengan adaanya beban pajak di 2025 sebesar USD10,82 juta, maka laba tahun berjalan RATU menjadi USD15,2 juta atau meningkat 8,9 persen (y-o-y). Adapun besaran laba tahun berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk untuk Tahun Buku 2025 sebesar USD15,26 juta alias bertumbuh 10 persen (y-o-y).
Dari sisi neraca, jumlah ekuitas RATU per 31 Desember 2025 tercatat USD56,6 juta atau melonjak 106,6 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 sebesar USD27,4 juta. Hingga akihr 2025, liabilitas sebesar USD19,42 juta alias bisa ditekan 23,6 persen (y-o-y), namun masih didominasi kewajiban jangka pendek USD10,22 juta.
Per 31 Desember 2025, total aset perusahaan migas dan batubara ini mencapai USD76,02 juta atau bertumbuh 43,9 persen (y-o-y), dengan jumlah kas dan setara kas sebesar USD24,83 juta atau melonjak 138,8 persen dibandingkan posisi per 31 Desember 2024 senilai USD10,4 juta. (*)
Penulis: Kafka D Eiren
Editor: Milva Sary
