
RollingStock.ID – Sepanjang 2025, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) membukukan laba bersih Rp7,21 triliun atau melonjak 97,6 persen dibandingkan dengan capaian di Tahun Buku 2024 yang sebesar Rp3,65 triliun.
Berdasarkan laporan keuangan ANTM untuk periode yang berakhir 31 Desember 2025, emiten di bawah kendali MIND ID ini mencatatkan pendapatan Rp84,64 triliun atau meningkat 22,3 persen dibandingkan periode yang sama di 2024 sebesar Rp69,19 triliun.
Di tengah lompatan omzet tersebut, Antam hanya mengalami kenaikan beban pokok penjualan sebesar 13,2 persen (year-on-year) menjadi Rp70,96 triliun, sehingga laba bruto di sepanjang 2025 melesat 110,5 persen (y-o-y) menjadi Rp13,68 triliun.
Pada periode Januari-Desember 2025, emiten pertambangan mineral ini membukukan laba usaha Rp8,4 triliun alias meroket 180 persen (y-o-y). Sementara itu, laba sebelum pajak penghasilan tercatat Rp9,75 triliun atau melambung 111,3 persen dibandingkan periode Januari-Desember 2024 senilai Rp4,61 triliun.
Dengan adanya beban pajak penghasilan di 2025 sebesar Rp1,83 triliun, maka laba tahun berjalan yang dicatatkan ANTM menjadi Rp7,92 triliun atau melejit 105,6 persen (y-o-y). Adapun besaran laba tahun berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk untuk Tahun Buku 2025 sebesar Rp7,21 triliun alias melonjak 97,6 persen (y-o-y).
Dari sisi balance sheet, jumlah ekuitas ANTM per 31 Desember 2025 tercatat Rp36,6 triliun atau bertumbuh 13,7 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 sebesar Rp32,2 triliun. Hingga akhir 2025, total liabilitas sebesar Rp15,93 triliun atau membengkak 29,3 persen yang didominasi kewajiban jangka pendek Rp9,68 triliun.
Per 31 Desember 2025, total aset perusahaan pertambangan dan pengolahan emas ini mencapai Rp52,53 triliun atau meningkat 18 persen (y-o-y), dengan jumlah kas dan setara kas sebesar Rp8,43 triliun alias melambung 77,5 persen dibandingkan posisi per 31 Desember 2024 senilai Rp4,75 triliun. (*)
Penulis: Syafril JA Surya
Editor: Milva Sary
