
RollingStock.ID – Sepanjang 2025, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) hanya mampu membukukan laba bersih USD134,57 juta atau melorot 16,3 persen dibandingkan dengan capaian di Tahun Buku 2024 yang senilai USD160,79 juta.
Berdasarkan laporan keuangan CUAN untuk periode yang berakhir 31 Desember 2025, perusahaan milik taipan Prajogo Pangestu ini mencatatkan pendapatan USD1,22 miliar atau melonjak 51,6 persen dibandingkan periode yang sama di 2024 sebesar USD801,72 juta.
Namun demikian, beban pokok pendapatan di sepanjang 2025 tercatat melambung 54,4 persen (year-on-year) menjadi USD1,06 miliar, sehingga laba bruto menjadi USD159,97 juta atau masih lebih tinggi 35,7 persen dibandingkan sepanjang 2024 yang senilai USD117,87 juta.
Pada Tahun Buku 2025, emiten yang juga dimiliki Grange Prosperity Pte Ltd ini membukukan laba usaha USD239,08 juta atau bertumbuh 10,6 persen (y-o-y). Sayangnya, beban keuangan di 2025 membengkak 96,2 persen (y-o-y) menjadi USD96,07 juta, terutama disebabkan peningkatan beban bunga bank dan obligasi.
Akibat lonjakan beban keuangan tersebut, maka pada periode Januari-Desember 2025 perusahaan pertambangan batubara ini mengalami penurunan laba sebelum pajak penghasilan sebesar 12,7 persen menjadi USD149,27 juta dari USD171,04 juta pada periode Januari-Desember 2024.
Dengan adanya manfaat pajak penghasilan (neto) di 2025 sebesar USD2,73 juta, maka laba tahun berjalan yang dicatatkan CUAN menjadi USD151,99 juta alias merosot 10,6 persen (y-o-y). Adapun besaran laba tahun berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk untuk Tahun Buku 2025 senilai USD134,57 juta.
Dari sisi balance sheet, jumlah ekuitas CUAN per 31 Desember 2025 tercatat USD626,41 juta atau meningkat 10,7 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 senilai USD565,9 juta. Hingga akhir 2025, total liabilitas mencapai USD2,06 miliar alias membengkak 70,4 persen dibandingkan akhir 2024 sebesar USD1,21 miliar.
Per 31 Desember 2025, total aset emiten di dalam jaringan bisnis Barito Group ini mencapai USD2,69 miliar atau meningkat 51,4 persen (y-o-y), dengan jumlah kas dan setara kas tersisa USD237,4 juta alias menyusut 13 persen dibandingkan posisi per 31 Desember 2024 sebesar USD272,99 juta. (*)
Penulis: Gavin D Varyn
Editor: Milva Sary
