Kinerja 2025 Tergerus Lonjakan Beban Keuangan, Laba Bersih SMIL Turun 18,1%

smil
PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – Sepanjang 2025, PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) hanya membukukan laba bersih Rp66,03 miliar atau menurun 18,1 persen dibandingkan dengan capaian Tahun Buku 2024 yang sebesar Rp80,61 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan SMIL untuk periode yang berakhir 31 Desember 2025, emiten anggota Indeks Kompas100 ini mencatatkan pendapatan bersih Rp409,28 miliar atau bertumbuh 11,9 persen dibandingkan periode yang sama di 2024 sebesar Rp365,93 miliar.

Sejalan dengan kinerja positif di area top line tersebut, beban pokok pendapatan terpantau ikut meningkat 10,8 persen (year-on-year) menjadi Rp252,19 miliar. Dengan demikian, laba bruto di sepanjang 2025 menjadi Rp157,09 miliar atau meningkat 13,5 persen dibandingkan sepanjang 2024 senilai Rp138,38 miliar.

Pada periode Januari-Desember 2025, emiten rental forklift milik pengusaha Hadi Suhermin ini membukukan laba usaha Rp109,82 miliar alias bertumbuh 11,2 persen (y-o-y). Namun, laba sebelum pajak penghasilan tercatat menurun 9,7 persen menjadi Rp82,05 miliar dari Rp90,85 miliar pada periode Januari-Desember 2024.

Penurunanl aba sebelum pajak tersebut terutama dipicu lonjakan beban keuangan sebesar 241,4 persen (y-o-y) menjadi Rp32,79 miliar. Dengan adanya beban pajak penghasilan (neto) di 2025 sebesar Rp16,03 miliar, maka laba bersih tahun berjalan yang dicatatkan SMIL menjadi Rp66,03 miliar dari Rp80,61 miliar atau menurun 18,1 persen (y-o-y).

Dari sisi neraca, jumlah ekuitas SMIL per 31 Desember 2025 tercatat Rp736,41 miliar atau bertumbuh 2 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 senilai Rp721,88 miliar. Hingga akhir 2025, total liabilitas sebesar Rp419,39 miliar alias membengkak 5,7 persen menjadi Rp419,39 miliar dari Rp396,71 miliar di akhir 2024.

Per 31 Desember 2025, total aset emiten yang sahamnya dimiliki investor individu Ridwan Syahril dan Rahmat Hidayat ini mencapai Rp1,16 triliun atau meningkat 3,3 persen (y-o-y), dengan jumlah kas dan bank tersisa Rp76,73 miliar atau anjlok 69,2 persen dibandingkan per 31 Desember 2024 sebesar Rp249,20 miliar. (*)

Penulis: Syafril JA Surya
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top