
RollingStock.ID – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) menyetujui pembagian dividen tunai final sebesar Rp1,03 triliun atau sebesar 20,42 persen dari laba bersih Tahun Buku 2025.
“Rapat menyetujui penggunaan laba bersih Tahun Buku 2025 sebesar Rp5,06 triliun sebagai berikut, senilai Rp45 per saham atau Rp1,03 triliun ditetapkan sebagai dividen tunai,” demikian hasil Keputusan RUPST NISP yang digelar di Jakarta, Kamis (9/4).
Selain dialokasikan sebagai dividen, sebesar Rp1 miliar dari laba bersih di sepanjang 2025 ditetapkan sebagai cadangan umum, sementara itu sisanya akan dibukukan sebagai saldo laba ditahan.
Dengan penetapan dividen Rp45 per saham, maka pemegang saham publik berhak atas Rp154,07 miliar, sedangkan OCBC Overseas Investments Pte Ltd sebagai pengendali akan menerima Rp878,46 miliar. Sisanya akan dibagikan kepada sejumlah anggota Direksi dan Presiden Komisaris sesuai porsi kepemilikannya masing-masing di NISP
Manajemen NISP menyatakan, kebijakan pembagian dividen ini telah mempertimbangkan kondisi ekonomi global yang masih diwarnai ketidakpastian, sekaligus menjaga keseimbangan antara pemberian imbal hasil kepada pemegang saham dan kebutuhan ekspansi usaha ke depan.
RUPS Tahunan OCBC NISP juga memberikan kuasa kepada Direksi untuk menetapkan jadwal, serta tata cara pembagian dividen, termasuk penentuan tanggal cum dividen, ex dividen hingga tanggal pembayaran yang sesuai dengan ketentuan berlaku.
Jika mengacu pada perdagangan hari ini (9/4) pukul 15.15 WIB, saham NISP berada di level 1.395 atau menurun 7,31 persen, sehingga dividend yield untuk para pemegang saham NISP hanya sebesar 3,23 persen. (*)
Penulis: Gavin D Varyn
Editor: Milva Sary
