Ditopang Lonjakan Revenue di 1Q26, Laba Bersih MAPI Naik 33% Jadi Rp628 miliar

mapi
PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – Selama tiga bulan pertama tahun ini, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) membukukan laba bersih Rp628,04 miliar atau melompat 33 dibandingkan dengan capaian di Kuartal I-2025 senilai Rp472,26 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan MAPI untuk periode yang berakhir 31 Maret 2026, emiten dikendali PT Satya Mulia Gema Gemilang ini mencatatkan pendapatan bersih Rp12,29 triliun atau melonjak 32 persen dibandingkan dengan periode yang sama di 2025 sebesar Rp9,31 triliun.

Sejalan dengan peningkatan kinerja di area top line tersebut, beban pokok penjualan dan beban langsung yang dicatatkan MAPI ikut meningkat 42,1 persen (year-on-year) menjadi Rp7,41 triliun. Dengan demikian, laba bruto di Kuartal I-2026 menjadi Rp4,88 triliun atau bertumbuh 19,2 persen dibandingkan Kuartal I-2025 senilai Rp4,09 triliun.

Pada periode Januari-Maret 2026, MAPI membukukan laba usaha sebesar Rp1,05 triliun atau melesat 35 persen (y-o-y). Semenara itu, laba sebelum pajak tercatat Rp934,67 miliar atau melambung 37,9 persen dibandingkan periode Januari-Maret 2025 senilai Rp678,09 miliar.

Dengan adanya beban pajak penghasilan (neto) sebesar Rp172,41 miliar, maka laba periode berjalan yang dicatatkan MAPI menjadi Rp762,27 miliar atau melesat 34,5 persen (y-o-y). Adapun besaran laba periode berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk di Kuartal I-2026 sebesar Rp628,04 miliar.

Dari sisi neraca, jumlah ekuitas MAPI per 31 Maret 2026 tercatat Rp18 triliun atau bertumbuh 4,6 persen dibandingkan per 31 Desember 2025 senilai Rp17,21 triliun. Hingga akhir Kuartal I-2026, total liabilitas mencapai Rp16,22 triliun atau membengkak 3,9 persen (year-to-date), yang didominasi kewajiban jangka pendek Rp11,95 triliun.

Per 31 Maret 2026, total aset perseroan sebesar Rp34,22 triliun atau meningkat 4,3 persen (y-t-d), dengan jumlah kas dan setara kas sebesar Rp5,27 triliun atau mengalami kenaikan 4,6 persen dibandingkan posisi per 31 Desember 2025 senilai Rp5,04 triliun. (*)

Penulis: Rahmat Adi Candra
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top