
RollingStock.ID – PT Henan Putihrai Sekuritas (Henan Sekuritas) merekomendasikan Buy pada saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dengan target harga (TP) di level 3.890 yang mencerminkan potensi upside 63,4% dibandingkan posisi penutupan perdagangan 25 Mei 2026 di level 2.380.
Tim riset Henan Sekuritas menyebutkan, target price tersebut didasarkan pada prospek pertumbuhan kapasitas yang signifikan, proyeksi pertumbuhan laba yang kuat, tingginya kualitas aset panas bumi dan posisi strategis emiten milik taipan Prajogo Pengestu ini dalam transisi energi Indonesia.
Dalam laporan riset bertajuk “BREN: Indonesia’s Largest Geothermal Player”, Henan Sekuritas menempatkan Barito Renewables Energy sebagai pemain panas bumi terbesar di Indonesia. BREN tercatat mengoperasikan 910 MW kapasitas panas bumi di Jawa Barat yang merepresentasikan sekitar 38% pangsa pasar panas bumi nasional.
Melalui sejumlah proyek pengembangan dan inisiatif optimasi, kapasitas terpasang pada 2025 mencapai 989 MW. Posisi dominan ini memberikan fondasi kuat bagi BREN untuk menangkap pertumbuhan permintaan listrik berbasis energi bersih di Indonesia.
Perseroan menargetkan peningkatan kapasitas menjadi sekitar 2,3 GW hingga 2,8 GW pada tahun 2032 melalui kombinasi optimalisasi aset eksisting, pengembangan proyek panas bumi baru (greenfield geothermal developments) dan ekspansi ke proyek energi angin.
Tim riset Henan Sekuritas menyampaikan, portofolio aset BREN didukung aset panas bumi berkualitas tinggi dengan kontrak jangka panjang bersama PT PLN (Persero). Dengan demikian, hal ini bisa menghasilkan arus pendapatan yang stabil layaknya aset infrastruktur.
BREN memperkuat ketahanan laba melalui karakteristik pembangkit baseload, faktor kapasitas yang tinggi dan struktur tarif yang diatur, sehingga mampu menjaga kinerja dalam berbagai kondisi dan siklus ekonomi.
Lebih lanjut Henan Sekuritas menyampaikan, sejauh ini BREN berada di posisi yang diuntungkan dalam transisi energi Indonesia. Mengacu pada peta jalan sepuluh tahun PLN, perseroan berpeluang kuat untuk menangkap peningkatan permintaan listrik melalui platform energi terbarukan yang dapat terus dikembangkan.
Tim riset memperkirakan, pertumbuhan laba BREN akan semakin cepat, dengan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk (PATMI) diproyeksikan bertumbuh pada CAGR mencapai 35,7%. Pertumbuhan ini didorong ekspansi kapasitas dan leverage operasional yang kuat dari basis pendapatan kontraktual dengan margin tinggi.
Selain itu, model bisnis BREN juga didukung fondasi yang tangguh melalui dukungan Barito Group, baik dari sisi finansial maupun operasional. Dukungan ini tentunya bakal memperkuat ketahanan kinerja Perseroan selama menjalani fase pertumbuhan.
Tim riset Henan Sekuritas menilai, tekanan pada harga saham dalam jangka pendek lebih bersifat teknikal dibandingkan fundamental. “Kami menilai aksi jual yang dipicu oleh MSCI dan indeks domestik tidak mencerminkan penurunan kualitas bisnis perusahaan. Sebaliknya, kondisi ini dipandang sebagai peluang yang jarang terjadi untuk memiliki perusahaan energi terbarukan berkualitas tinggi pada valuasi yang lebih menarik”.
Dengan demikian, Henan Sekuritas merekomendasikan Buy pada BREN, dengan TP di level 3.890. “Valuasi kami menunjukkan alpha sebesar 36,7% dibandingkan benchmark. BREN merupakan perusahaan holding energi terbarukan Indonesia yang berfokus pada panas bumi, dengan kapasitas 910 MW di Jawa Barat yang merepresentasikan 38% pangsa pasar”. (*)
Penulis: Kafka D Eiren
Editor: Milva Sary
