
RollingStock.ID – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) menyetujui pembagian dividen tunai final sebesar USD70 juta, sehingga total dividen tunai mencapai USD125 juta alias sebesar 148,8 persen dari laba bersih Tahun Buku 2025 sebesar USD83,98 juta.
Berdasarkan hasil RUPS Tahunan BSSR yang digelar di Jakarta, Senin (15/6), para pemegang saham menyetujui usulan jajaran Direksi Perseroan yang akan membagikan dividen tunai final sebesar USD70 juta atau mencapai Rp1,27 triliun.
“Sebesar USD70 juta akan dibagikan kepada pemegang saham sebagai dividen final Tahun Buku 2025 pada 8 Juli 2026 atau berdasarkan kurs tengah yang ditetapkan Bank Indonesia pada 9 Juni 2026, yaitu USD1=Rp18.171 atau setara dengan Rp486,13 per lembar saham,” demikian disampaikan manajemen BSSR.
Pada pelaksanaan RUPS Tahunan hari ini, BSSR juga menyampaikan bahwa sebesar USD35 juta dari laba bersih 2025 telah dibagikan kepada pemegang saham sebagai dividen interim pertama pada 21 November 2025. Nilai dividen interim pertama ini setara dengan Rp581,97 miliar atau senilai Rp222,59 per saham.
Lalu, BSSR juga telah membayarkan dividen interim kedua sebesar USD20 juta pada 15 Januari 2026. Nilai dividen interim kedua ini setara Rp333,38 miliar atau senilai Rp127,41 per saham. Sekadar informasi, per 31 Desember 2025 perseroan memiliki saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya mencapai USD196,81 juta.
Dengan penetapan dividen tunai final sebesar Rp486,13 per saham, maka PT Wahana Sentosa Cemerlang akan meraup Rp635,99 miliar, Tata Power International Pte Ltd berhak atas dividen BSSR sebesar Rp330,71 miliar, GS Energy Corporation akan mendapatkan Rp128,89 miliar.
Selanjutnya, PT GS Global Resources sebagai pemegang 5 persen saham BSSR akan meraih Rp63,6 miliar. Adapun investor publik atau pemegang saham dengan kepemilikan di bawah 5 persen akan mendapatkan alokasi dana dividen mencapai Rp117,77 miliar. (*)
Penulis: Kafka D Eiren
Editor: Milva Sary
