Merdeka Gold (EMAS) Tawarkan HDR di Hong Kong, 12 Investor Raup Rp5 Triliun

emas
PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) menawarkan sebanyak 89.668.600 Hong Kong Depositary Receipts (HDR), yakni instrumen yang mewakili saham perseroan untuk diperdagangkan di Bursa Hong Kong (HKEX).

Berdasarkan keterbukaan informasi EMAS pada Rabu, 17 Juni 2026, harga penawaran maksimum senilai HK$26,6 per HDR atau mencapai sekitar HK$2,39 miliar, yang setara Rp5,01 triliun dengan asumsi kurs Rp2.100 per dolar Hong Kong. Patut dicatat, HDR yang ditawarkan itu merupakan milik pemegang saham penjual, sehingga dana hasil penawaran tidak akan diterima EMAS.

Penawaran global tersebut terdiri atas 8.966.900 HDR dan 80.701.700 International Offer HDR. Manajemen EMAS menetapkan harga penawaran maksimum senilai HK$26,6 per HDR, sedangkan harga final akan ditentukan pada 24 Juni 2026. Adapun perdagangan HDR di HKEX diperkirakan berlangsung mulai 26 Juni 2026.

Perlu diketahui, seluruh HDR yang ditawarkan dalam aksi korporasi tersebut merupakan Sale HDR yang dijual para pemegang saham penjual. Dengan demikian, EMAS tidak akan menerima hasil bersih dari penawaran global itu. Seluruh dana hasil penawaran akan menjadi hak para pemegang saham penjual.

Terdapat 12 pemegang saham penjual, yakni PT Nusantara Indah Cemerlang, Continuum SPC yang mengatasnamakan Infinity Fund SP, PT Nugraha Eka Kencana, PT Bintang Delapan Harmoni, Edi Permadi, GEM Hong Kong International Co Ltd, PT Deze Trading Indonesia, Alexander Ramlie, Hardi Wijaya Liong, PT Unitras Kapital Indonesia dan Winato Kartono.

Dalam keterangannya, manajemen EMAS menyebutkan bahwa Tambang Emas Pani milik perseroan merupakan tambang emas primer terbesar di Indonesia berdasarkan sumber daya mineral dan cadangan bijih menurut Commodity Research Unit (CRU). Tambang ini juga menempati peringkat kelima di Asia, jika mengacu pada sumber daya emas dan peringkat keempat berdasarkan cadangan emas.

Tambang Emas Pani mencatatkan produksi emas perdana pada Februari 2026 dan menyelesaikan penjualan emas pertamanya pada Maret 2026. Tambang ini disebut memiliki sumber daya mineral mencapai 291,5 juta ton dengan kadar emas rata-rata 0,75 gram per ton yang mengandung 7,0 juta ons emas.

Adapun cadangan bijih tercatat 203,1 juta ton berkadar emas rata-rata 0,79 gram per ton yang mengandung 5,2 juta ons emas. EMAS mengembangkan Tambang Emas Pani dalam dua tahap dengan target produksi emas tahunan puncak hingga 545 ribu ons selama estimasi umur tambang 15 tahun.

Apabila mengacu pada laporan competent person’s report (CPR), EMAS diperkirakan mulai membukukan laba pada 2026 dan mencatatkan arus kas kumulatif positif pada 2028. Usai penawaran global rampung, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) akan tetap menjadi pemegang saham pengendali (PSP) EMAS dengan kepemilikan sebesar 63,33 persen. (*)

Penulis: Kafka D Eiren
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top