
RollingStock.ID – PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) berencana menerbitkan dan menawarkan surat utang sebesar Rp500 miliar, yang perolehan dananya akan dimanfaatkan untuk pembayaran dipercepat atas sebagian pokok utang fasilitas kredit Term Loan kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).
Berdasarkan Prospektus Ringkas JPFA yang diterbitkan di Jakarta, Senin (15/6), emiten poultry ini akan menawarkan Obligasi Berkelanjutan III Tahap I-2026 sebesar Rp500 miliar. Surat utang ini merupakan bagian dari rencana PUB Obligasi Berkelanjutan III yang memiliki target penghimpunan dana Rp5 triliun.
Adapun Obligasi Berkelanjutan III Tahap I-2026 akan terbagi menjadi dua seri, yakni Seri A sebesar Rp390 miliar bertenor tiga tahun dengan tingkat 9,25 persen per tahun. Adapun Seri B senilai Rp110 miliar berjangka waktu lima tahun dengan tingkat bunga mencapai 9,5 persen per tahun.
Tingginya tingkat bunga tersebut mengacu pada peringkat Obligasi Berkelanjutan III milik JPFA yang hanya berada pada level A+ (Single A Plus) dari PT Fitch Ratings Indonesia. Manajemen Japfa Comfeed menunjuk PT Sucor Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi.
Kemarin (29/6), rencana penerbitan surat utang ini telah mendapatkan restu dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sehingga penawaran umum obligasi berlangsung pada 30 Juni-1 Juli 2026 dan penjatahan pada 3 Juli 2026.
Pendistribusian obligasi secara elektronik (Tanggal Emisi) akan dilakukan pada 7 Juli 2026 dan pencatatan obligasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) diharapkan bisa berlangsung pada 8 Juli 2026.
Sebelumnya, manajemen mengungkapkan bahwa dana yang didapatkan dari penerbitan obligasi tersebut —setelah dikurangi biaya-biaya emisi— akan digunakan untuk pembayaran dipercepat atas sebagian pokok utang fasilitas kredit Term Loan kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) yang timbul berdasarkan Akta Perjanjian Fasilitas Term Loan pada 22 November 2022. (*)
Penulis: Syafril JA Surya
Editor: Milva Sary
