Di Bawah Kendali SRTG, MPMX Jual dan Beli Aset ke Sesama Perusahaan Grup

mpmx
PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) – (Foto: Istimewa)

RollingStock.ID – PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) melakukan serangkaian transaksi afiliasi penjualan dan pembelian aset kantor dengan pihak-pihak yang berada dalam satu kelompok usaha di bawah kendali PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG).

Berdasarkan keterbukaan informasi MPMX yang diterbitkan di Jakarta, Kamis (2/7), total nilai transaksi jual dan beli tersebut mencapai sekitar Rp88,02 miliar, terdiri atas penjualan aset sebesar Rp44,21 miliar dan pembelian aset senilai Rp43,82 miliar.

Rinciannya, MPMX menjual unit strata title seluas 608,44 meter persegi di Gedung Menara Karya kepada SRTG senilai Rp21,99 miliar. Selain itu, MPMX juga menjual unit strata title lainnya dengan luas 614,78 meter persegi kepada PT Satria Sukses Makmur (SSM) senilai Rp22,22 miliar.

Pada sisi lain, MPMX membeli unit strata title milik SSM yang juga berada di Gedung Menara Karya dengan total luas 1.212,44 meter persegi senilai Rp43,82 miliar. Dengan demikian, total hasil penjualan aset MPMX mencapai Rp44,21 miliar, sedangkan nilai pembelian aset Rp43,82 miliar.

Transaksi tersebut dilakukan berdasarkan sejumlah Perjanjian Pengikatan Jual Beli yang ditandatangani pada 30 Juni 2026. Dari sisi hubungan afiliasi, SRTG merupakan pemegang saham pengendali (PSP) MPMX dengan kepemilikan langsung mencapai 57,673 persen. SRTG juga mempunyai kepemilikan tidak langsung sebesar 100 persen di SSM.

Selain hubungan kepemilikan, terdapat pula kesamaan pengurus di perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam transaksi. Direktur MPMX, Kemal Mawira, juga menjabat sebagai Presiden Direktur SSM. Sementara itu, Komisaris Utama MPMX, Edwin Soeryadjaya juga menjabat sebagai Presiden Komisaris SRTG.

Manajemen MPMX mengaku, transaksi jual beli tersebut merupakan bagian dari strategi penataan dan optimalisasi pengelolaan aset, guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi kegiatan usaha secara berkelanjutan. Transaksi ini juga diharapkan bisa menekan beban operasional berupa biaya sewa, sekaligus meningkatkan fleksibilitas keuangan dan pengelolaan likuiditas. (*)

Penulis: Rahmat Adi Candra
Editor: Milva Sary

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top