
RollingStock.ID – PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) memutuskan untuk memperluas ekspansi internasional dengan mendirikan anak usaha yang baru di Singapura bernama ELPI Samudra Offshore Pte Ltd. Langkah ini menjadi bagian dari strategi memperkuat bisnis jasa offshore dan memperbesar peluang mendapatkan kontrak di Asia Pasifik.
Berdasarkan surat resmi ELPI yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tertanggal 2 Juli 2026, perusahaan baru tersebut didirikan pada 1 Juli 2026 melalui anak usaha yang dimiliki secara langsung, yakni ELPI Interntational Pte Ltd. Pendirian ini langsung dicatat pada dokumen Business Profile (Company) yang diterbitkan Accounting and Corporate Regulatory Authority (ACRA) Singapura.
ELPI Samudra Offshore Pte Ltd memiliki kegiatan usaha utama di bidang jasa perusahaan pelayaran dan penyewaan kapal beserta awak kapal, serta kegiatan holding untuk perusahaan di sektor non-keuangan maupun non-asuransi.
Manajemen ELPI menjelaskan, pada tahap awal perusahaan memiliki modal ditempatkan dan disetor masing-masing sebesar USD1 yang terbagi dalam satu lembar saham. Seluruh saham tersebut dimiliki ELPI International Pte Ltd, sehingga ELPI memiliki kepemilikan tidak langsung sebesar 100 persen atas entitas baru tersebut.
Lebih lanjut manajemen menyampaikan, pembentukan entitas baru itu merupakan bagian dari pengembangan usaha dan perluasan aktivitas ELPI di level global, khususnya untuk mendukung pengembangan bisnis jasa offshore. Kehadiran perusahaan di Singapura ini diharapkan bisa meningkatkan pangsa pasar, memperkuat posisi dan nilai ELPI Group di kawasan Asia Pasifik.
Selain itu, pembentukan perusahaan baru tersebut diyakini mampu membuka peluang untuk memperoleh kontrak baru melalui strategic partner maupun joint venture. Manajemen ELPI menegaskan pendirian, anak usaha ini tersebut tidak memberikan dampak negatif terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan maupun kelangsungan usaha perseroan.
Langkah ekspansi ini melengkapi sejumlah aksi korporasi ELPI di sepanjang 2026 yang berfokus pada penguatan bisnis offshore. Pada April tahun ini, melalui entitas anaknya, ELPI mengakuisisi kapal Dynamic Positioning 3 Multi-Purpose Support Vessel (DP3 MPSV) Bourbon Evolution 805 senilai USD46,5 juta.
Kapal tersebut diklaim sebagai kapal multifungsi berbendera Indonesia pertama yang mampu mendukung berbagai aktivitas konstruksi offshore, mulai dari diving support, kapal suplai, pemadam kebakaran, oil recovery hingga operasi penyelamatan. Manajemen menilai, penambahan armada ini akan memperkuat kapasitas operasional dan meningkatkan potensi pendapatan dari proyek offshore.
Sebelumnya, ELPI juga memperoleh fasilitas kredit investasi Rp395,2 miliar dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) untuk mendukung pembelian 10 kapal dan membagikan dividen tunai sebesar Rp126 miliar atau Rp17 per saham yang setara 59,07 persen dari laba bersih Tahun Buku 2025. (*)
Penulis: Syafril JA Surya
Editor: Milva Sary
