
RollingStock.ID – Tekanan pada mayoritas indeks sektoral menyeret Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,17 persen ke level 6.185 pada akhir perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) awal pekan ini (27/7). Pelemahan terdalam berasal dari sektor infrastruktur (IDXINFRA), lalu diikuti sektor properti dan real estat (IDXPROPERT).
Berdasarkan data perdagangan di aplikasi IPOT, IDXINFRA menjadi sektor dengan koreksi paling dalam setelah anjlok 1,25 persen. BREN sebagai pemilik market cap terbesar di sektor ini dan terbesar kedua di BEI (Rp462 triliun) menjadi penekan utama IDXINFRA, lantaran sahamnya melorot 2,54 persen ke posisi 3.460.
Sementara itu, MORA sebagai pemilik market cap kedua terbesar di sektor infrastruktur (Rp314 triliun) mengalami penurunan harga saham sebesar 0,38 persen ke level 6.575. Adapun koreksi paling dalam pada sektor ini terjadi pada saham ARKO (-10,1%) dan IPCC (-5,4%).
Pelemahan indeks sektor infrastruktur diikuti IDXPROPERT yang melorot 0,82 persen, dengan koreksi paling tajam terjadi pada MORE (-9,7%) dan HBAT (-9,3%). Indeks sektor kesehatan (IDXHEALTH) tercatat merosot 0,6 persen, dengan penurunan terdalam pada PRDL (-5,6%) dan HEAL (-5,5%).
Sektor energi (IDXENERGY) juga mengakhiri perdagangan di zona merah dengan koreksi 0,48 persen, dengan pelemahan paling besar pada saham SMMT (-5,9%) dan INPS (-5,4%). Selanjutnya, sektor bahan baku (IDXBASIC) menurun 0,4 persen, dengan koreksi terdalam pada SQMI (-5,6%) dan ESSA (-4,7%).
Indeks sektor barang konsumsi nonprimer (IDXNONCYC) merosot 0,39 persen, dengan saham menurun paling tajam adalah OILS (-9,6%) dan COCO (-8,3%). Sektor konsumen siklikal (IDXCYCLIC) terkoreksi 0,08 persen, dengan pelemahan terdalam pada KDTN (-14,5%) dan FUTR (-7,9%). Sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) menurun tipis 0,02 persen, dengan penurunan paling besar pada RCCC (-8,2%) dan BLOG (-3,7%).
Di tengah dominasi pelemahan, terdapat tiga sektor yang mampu bertahan di zona hijau, yakni sektor industri (IDXINDUST) yang mengalami kenaikan sebesar 0,68 persen, dengan peningkatan tertinggi pada saham LION (+7,6%) dan HOPE (+7,3%).
Lalu diikuti indeks sektor keuangan (IDXFINANCE) yang meningkat 0,43 persen, dengan peningkatan terbesar pada saham NICK (+11,2%) dan PADI (+9,7%). Indeks sektor teknologi (IDXTECHNO) yang menguat 0,31 persen, dengan kenaikan paling tinggi pada DMMX yang mengalami ARA (+35%) dan MCAS juga mencatatkan ARA (+24,3%).
Secara keseluruhan, pada perdagangan di awal pekan ini menunjukkan bahwa tekanan jual terkonsentrasi pada sektor infrastruktur, properti dan kesehatan. Sementara itu, penguatan yang terjadi pada sektor industri, keuangan dan teknologi belum mampu menahan pelemahan IHSG yang ditutup terkoreksi 0,17 persen ke 6.185. (*)
Penulis: Rahmat A Candra
Editor: Milva Sary
