
RollingStock.ID – Indeks sektor properti dan real estat (IDXPROPERT) memimpin pelemahan indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan perdagangan Sesi I, Rabu (29/7), setelah terkoreksi 2,62 persen akibat tertekannya saham MPRO. Di tengah pelemahan sektor properti, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turut ditutup melemah 0,6 persen ke level 6.093.
Berdasarkan data di aplikasi IPOT, IDXPROPERT terkoreksi 2,62 persen, sehingga menjadi sektor dengan pelemahan terbesar di Sesi I. Saham MPRO, emiten dengan market cap Rp104 triliun, tercatat anjlok 14,26 persen ke 10.525. Sementara itu, saham PANI yang merupakan emiten dengan market cap terbesar (Rp107 triliun) di IDXPROPERT mengalami penurunan 0,84 persen ke 5.925.
Secara persentase penurunan terbesar di sektor ini, MPRO juga menjadi saham yang memimpin pelemahan dan disusul ELTY yang anjlok 9,4 persen. Setelah IDXPROPERT, posisi berikutnya diikuti indeks sektor infrastruktur (IDXINFRA) yang melorot 1,60 persen, dengan penurunan paling dalam terjadi pada TAMA (-5,3%) dan ISAT (-4,4%).
Disusul indeks sektor perindustrian (IDXINDUST) yang melemah 1,39 persen, dengan koreksi paling tajam pada saham BNBR (-7,7%) dan SINI (-4,5%). Tekanan juga terjadi pada indeks sektor barang konsumen non-primer (IDXCYCLIC) yang merosot 1,31 persen, dengan pelemahan paling besar terjadi pada KDTN (-9,4%) dan VKTR (-7,1%).
Berikutnya diikuti indeks sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) yang terperosok 0,94 persen, dengan penurunan terdalam pada saham ELPI (-5,7%) dan MIRA (-4,5%). Indeks sektor energi (IDXENERGY) melorot 0,87 persen, dengan koreksi paling tajam terjadi pada TAMU (-9,1%) dan COAL (-4,5%).
Sementara itu, indeks sektor keuangan (IDXFINANCE) tercatat menurun 0,59 persen, dengan penurunan terdalam pada saham NICK (-6,4%) dan ASMI (-5,9%). Indeks sektor barang baku (IDXBASIC) melemah 0,36 persen, dengan koreksi terbesar pada BAJA (-13,4%) dan ESIP (-6,1%).
Indeks sektor teknologi (IDXTECHNO) terpantau menurun 0,33 persen, dengan pelemahan paling dalam terjadi pada saham MCAS (-14,8%) dan DMMX (-7,4%). Adapun indeks sektor barang konsumen primer (IDXNONCYC) mencatat pelemahan relatif terbatas sebesar 0,12 persen, dengan koreksi terbesar pada BTEK (-9,1%) dan JELI (-8,3%).
Di tengah dominasi pelemahan tersebut, indeks sektor kesehatan (IDXHEALTH) menjadi satu-satunya sektor yang masih mampu bertahan di zona hijau, setelah menguat tipis 0,02 persen. Saham yang mengalami kenaikan tertinggi pada sektor ini adalah MTMH (+5,6%) dan HEAL (4,6%). (*)
Penulis: Gavin D Varyn
Editor: Milva Sary
