Net Foreign Buy DSSA Capai Rp1,3 Triliun di Pasar Nego, Harga Rata-rata Rp975/Saham

RollingStock.ID – Saham DSSA mencatatkan net foreign buy terbesar di pasar negosiasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Senin (10/8), dengan nilai mencapai Rp1,3 triliun (Rp1,296 triliun). Transaksi pembelian bersih ini dilakukan pada harga rata-rata Rp975 per saham.
Pada perdagangan kemarin di pasar reguler, DSSA bergerak di rentang Rp975-Rp1.075 per saham. Saham emiten di bawah jaringan bisnis Sinar Mas Group ini akhirnya ditutup pada level Rp985 atau menguat 1,03 persen dibandingkan penutupan perdagangan Jumat (7/8) di posisi Rp975.
Berdasarkan data perdagangan saham di BEI, posisi net foreign buy DSSA di pasar nego Rp1,3 triliun atau setara 1,33 miliar saham tersebut menjadi yang terbesar dibandingkan saham lainnya. Saham BNBR berada di posisi kedua dengan net foreign buy Rp383,2 miliar dan AMRT menempati posisi ketiga dengan nilai Rp28,2 miliar.
Dengan demikian, transaksi DSSA menyumbang porsi terbesar terhadap aktivitas pembelian bersih investor asing di pasar nego. Secara keseluruhan, foreign buy di pasar nego mencapai Rp1,76 triliun dan foreign sell hanya Rp57,4 miliar, sehingga menghasilkan net foreign buy Rp1,71 triliun.
Untuk perdaganan di pasar reguler, DSSA juga menjadi saham dengan net foreign buy terbesar, yakni senilai Rp105,3 miliar. Posisi berikutnya ditempati MDKA dan TINS, yang masing-masing mencatatkan net foreign buy Rp73,7 miliar.
Namun secara keseluruhan, pasar reguler justru mencatat tekanan jual asing. Hal tersebut tercermin dari foreign buy tercatat sebesar Rp3,76 triliun dan foreign sell mencapai Rp4,638 triliun, sehingga menghasilkan net foreign sell di pasar reguler sebesar Rp875,51 miliar.
Di pasar reguler, saham dengan net foreign sell terbesar adalah TPIA yang mancapai Rp369,5 miliar, diikuti BMRI sebesar Rp302,7 miliar dan kemudian disusul TLKM yang sebesar Rp127,1 miliar. Kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,69 persen ke level 6.365.
Sementara itu, pada perdagangan di seluruh pasar (all market), DSSA tentunya mencatatkan net foreign buy terbesar, yakni Rp1,4 triliun. Berikutnya adalah BNBR membukukan net foreign buy sebesar Rp374,3 miliar dan BBCA senilai Rp75 miliar.
Pada sisi net foreign sell di seluruh pasar, TPIA mencatat nilai tertinggi sebesar Rp369,5 miliar, disusul BMRI senilai Rp296,4 miliar dan TLKM senilai Rp127,1 miliar. Transaksi di seluruh pasar pada perdagangan kemarin mencatatkan foreign buy Rp5,53 triliun dan foreign sell Rp4,69 triliun. Dengan demikian, investor asing membukukan net foreign buy di seluruh pasar sebesar Rp829,7 miliar.
Besarnya akumulasi pada DSSA di seluruh pasar, terutama berasal dari transaksi di pasar nego. Dari total net foreign buy DSSA sebesar Rp1,4 triliun, sebanyak Rp1,23 triliun berasal dari pasar nego dengan harga rata-rata pembelian Rp975 per saham, sedangkan net foreign buy di pasar reguler tercatat Rp105,3 miliar.
Menariknya, harga rata-rata pembelian investor asing atas DSSA di pasar nego sebesar Rp975 per saham atau berada di level terendah perdagangan kemarin dan sekaligus sebagai level penutupan pada akhir pekan lalu (7/8). Saham ini kemudian ditutup pada level Rp985 atau menguat 1,03 persen di atas harga rata-rata pembelian asing di pasar nego. (*)
2 thoughts on “Net Foreign Buy DSSA Capai Rp1,3 Triliun di Pasar Nego, Harga Rata-rata Rp975/Saham”