Asing Lanjut Jual Bersih 2,8 Miliar Saham GOTO di Pasar Nego Seharga Rp21/Lembar

RollingStock.ID – Investor asing membukukan net foreign sell sebesar Rp53,2 miliar di pasar negosiasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Kamis (20/8). Nilai penjualan bersih investor asing tersebut berasal dari foreign buy Rp938 miliar dan foreign sell senilai Rp991,2 miliar.
Berdasarkan data BEI di perdagangan kemarin, GOTO menjadi saham dengan net foreign sell terbesar di pasar nego, yakni mencapai Rp58,5 miliar. Nilai jual bersih dikarenakan asing hanya mencatatkan pembelian Rp828,3 miliar, sedangkan penjualannya mencapai Rp886,8 miliar.
Adapun jumlah saham GOTO yang kemarin dibeli investor asing sebanyak 37,7 miliar lembar, sedangkan saham yang dijual asing mencapai 40,5 miliar lembar. Dengan demikian, investor asing mencatatkan volume penjualan bersih sebanyak 2,8 miliar lembar saham seharga Rp21 per lembar.
Selain investor asing, saham GOTO juga tercatat masih dikoleksi investor domestik di pasar nego hingga sebanyak 3.700.729.569 lembar senilai Rp79,5 miliar, sedangkan penjualan yang dilakukan investor domestik hanya 903.008.800 lembar atau setara Rp21 miliar.
Selain GOTO, saham BMRI mencatatkan nilai penjualan bersih asing di pasar nego senilai Rp4,15 miliar, dengan jumlah saham yang dijual sebanyak 999.900 lembar pada harga rata-rata Rp4.149 per lembar. Kemudian SMMA dengan net foreign sell senilai Rp374,4 juta, dengan jumlah saham yang dijual sebanyak 21.300 lembar pada harga rata-rata Rp17.500 per lembar.
Sementara itu, NSSS menjadi saham dengan net foreign buy terbesar di pasar negosiasi, yakni mencapai Rp5,4 miliar, diikuti MYOR sebesar Rp3,4 miliar dan MKPI senilai Rp660 juta.
Berbeda dengan pasar nego, investor asing mencatat net foreign buy Rp733,6 miliar di pasar reguler. Foreign buy di pasar reguler tercatat sebesar Rp4,42 triliun, sedangkan foreign sell mencapai Rp3,68 triliun. Kondisi ini memicu pergerakan IHSG hingga ditutup menguat 1,68 persen ke level 6.501.
Di pasar reguler, AMMN menjadi saham dengan net foreign buy terbesar, yakni mencapai Rp408 miliar, diikuti BBRI sebesar Rp292,1 miliar dan ANTM senilai Rp138,7 miliar. Sebaliknya, net foreign sell terbesar terjadi pada DSSA sebesar Rp120,8 miliar, BMRI senilai Rp106,7 miliar dan EMAS senilai Rp55,3 miliar.
Dengan demikian, untuk perdagangan di seluruh pasar (all market), investor asing mencatatkan net foreign buy mencapai Rp680,4 miliar, lantaran nilai pembelian investor asing mencapai Rp5,35 triliun dan penjualannya sebesar Rp4,67 triliun.
Untuk perdagangan di seluruh pasar, AMMN juga menjadi saham dengan net foreign buy terbesar, yaitu mencapai Rp408 miliar, disusul BBRI sebesar Rp292,1 miliar dan ANTM Rp138,7 miliar. Sementara itu, DSSA mencatat net foreign sell terbesar Rp120,8 miliar, diikuti BMRI sebesar Rp106,9 miliar dan GOTO senilai Rp58,5 miliar. (*)
Penulis: Kafka D Eiren
Editor: Milva Sary