
RollingStock.ID – PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham dengan menyiapkan dana sebesar Rp100 miliar, sejalan dengan upaya perseroan dalam menjaga stabilitas harga saham di pasar.
Berdasarkan dokumen keterbukaan informasi ARNA yang dikutip Senin (9/3), emiten pemilik brand Arwana Ceramics ini sudah menyiapkan dana maksimal Rp100 miliar untuk membeli kembali saham yang telah diterbitkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Manajemen ARNA menyampaikan, periode pelaksanaan pembelian kembali saham direncanakan berlangsung pada 9 April 2026 hingga 9 April 2027. Dana yang digunakan untuk pelaksanaan buyback berasal dari kas internal perseroan.
Perseroan menyatakan, pelaksanaan buyback tidak akan memberikan dampak penurunan terhadap pendapatan ARNA, sedangkan tambahan biaya yang timbul dari pelaksanaan pembelian kembali saham dinilai relatif kecil bagi kondisi keuangan perseroan.
Berdasarkan proforma per 31 Desember 2025, total aset ARNA sebelum pelaksanaan buyback sebesar Rp2,88 triliun dan diperkirakan menjadi Rp2,78 triliun usai pelaksanaan buyback. Total ekuitas diproyeksikan menurun dari Rp1,93 triliun menjadi Rp1,83 triliun, namun laba bersih tetap sebesar Rp400,48 miliar.
Dengan asumsi tersebut, maka laba bersih per saham akan meningkat dari Rp56,97 menjadi Rp58,35 per saham setelah pelaksanaan buyback. Manajemen ARNA menyatakan, pembelian kembali saham akan dilakukan melalui perdagangan di BEI melalui salah satu Anggota Bursa. (*)
Penulis: Kafka D Eiren
Editor: Milva Sary
